Desa Wisata Wonocolo Jadi Wisata Adrenalin Track Offroad

0
1637

BOJONEGORO, test.test.bisniswisata.co.id: Jeep Community Cepu (JCC) menyambut baik dibukanya Desa Wisata Geoheritage Wonocolo, yang merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk melepaskan ketergantungan dari sektor pertambangan minyak Blok Cepu.

Koordinator JCC Mujiono mengatakan adanya track offroad di desa wisata Wonocolo bisa menjadi alternatif lain bagi pecinta leisure menguji adrenalin. Kawasan wisata baru itu bisa disosialisasikan karena memiliki potensi wisata edukasi yang berharga.

“Kami berharap Presiden Joko Widodo berkenan meresmikan Desa Wisata Geoheritage Wonocolo berbarengan dengan peresmian puncak produksi minyak di Blok Cepu, jelasnya, Selasa (3/5).

Kawasan wisata The Little Teksas di Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Bojonegoro, peresmiannya sebagai obyek wisata nasional hanya tinggal menunggu kedatangan RI1.

Kawasan sumur minyak tua yang telah dijadikan tempat wisata itu memiliki luas sekitar 50 hektare. Selain bisa menikmati aktifitas penambangan minyak tradisional, kawasan ini juga telah dilengkapi dua gardu pandang dan rumah singgah yang sekaligus menjadi museum.

Wisata Petroleum Geoheritage Wonocolo selain menjual petualangan lewat penyediaan jalur untuk sepeda gunung, motortraildan mobil offroad,juga memiliki keunikan karena memiliki lebih dari 700 sumur minyak tua yang dikelola secara tradional oleh warga.

Dengan dibukanya wisata di desanya itu, warga setempat berencana mengembangkan dan merangkul beberapa komunitas offroad untuk mendukung wisata wonocolo. Salah satu komunitas yang sudah digandeng yakni Jeep Comunity Cepu (JCC). “Orang-orang yang suka tantangan akan menyukai jalur tracknya,” imbuh Mujiono.

Soft launching dilakukan di kawasan sumur tua titik D 138. Bupati Bojonegoro Suyoto sebelumnya mengatakan mengatakan bahwa Wonocolo bukan sekadar nama desa, tetapi merujuk pada struktur batuan yang mengandung minyak.

“Di daerah lainnya, untuk menghasilkan minyak pada lapisan Wonocolo harus ngebor hingga kedalaman 2 sampai 3 km, tetapi di Wonocolo yang berbukit-bukit di ketinggian ini, minyak bisa diproduksi hanya pada kedalaman ratusan meter,” katanya. (*/b)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.