Dermaga Wisata Kepulauan Seribu Memprihatinkan

0
511
Dermaga kepulauan Seribu petang hari (Foto: Lintas Pulau Seribu)

KEPULAUAN SERIBU, bisniswisata.co.id: Sekitar enam dermaga utama di Kabupaten Kepulauan Seribu, terutama dermaga sandar dan keberangkatan perlu diperbaiki . Mengingat saat ini selain kondisinya memprihatinkan juga kurang tertata antara lokasi turun penumpang dan keberangkatan antara wisatawan, masyarakat sekutar serta nelayan masih campur aduk.

Disamping itu, dermaga di Kepulauan Seribu kondisinya rusak parah dan perlu segera dilakukan perbaikan. Sebab dengan kondisi yang tak layak ini juga menyulitkan kapal-kapal baik yang mengakut warga maupun wisatawan akan merasa kesulitan.

Sudin Perhubungan, DKI Jakarta diminta untuk segera memperbaiki mengingat saat ini para pemilik kapal yang akan menyandarkan kapalnya di dermaga tersebut sulit merapat untuk. Makanya perlu adanya perbaikan secepatnya mengingat saat ini jumlah wisatawan yang datang ke Pulau Seribu terus mengalami peningkatan.

“Untuk mendorong wisatawan hadir di Kepulauan Seribu, saya minta perhatian khusus dari Dinas maupun Sudin Perhubungan infrastruktur dermaganya harus dibangun dengan baik. Sebab dermaga ini ibarat rumah jika kondisinya nampak bagus, tentu akan menundang masyarakat untuk datang,” ujar Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo seperti dilansir laman Poskotanews.com, Jumat (03/03/2017)

Ia menambahkan, saat ini memang banyak dermaga pembangunannya belum tunas seperti di Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa dan Pulau Sebira. Dengan belum selesainya pembangunan ini tentu akan menyulitkan pihaknya untuk terus mempromosikan lokasi-lokasi wisata andalan yang ada di Kepulauan Seribu.

Maka dari itu dirinya minta ini jadi prioritasnya perhubungan untuk memperbaiki dermaga dalam rangka menunjang pariwisata. “Selain diperbaiki fasilitasnya, dermaga ini alur juga diperdalam. Sebab ini termasuk pembangunan dermaga dengan sekala kapal-kapal besar seperti Sabuk Nuasantara dan KM Kundur. Karena tahun ini juga akan dibangun pasar perkulakan di Pulau Untung Jawa,” ungkapnya.

Budi mengatakan, semua ini butu sarana transportasi yang cukup besar dan ini harus di dukung oleh dermaga yang baik. Jika ini sudah terwujud pihaknya memastikan lokasi wisata yang ada di Kepulauan Seribu tidak akan kalah dengan lokasi wisata di Pulau Dewata Bali.

Kepala Sudin Perhubungan Kepulauan Seribu, Robert Edwar, mengakui hingga saat ini di enam dermaga masih campur aduk antara yang datang dan pergi. Menurutnya, ini perlu adanya pembehanan . Selain itu saat ini kapal wisatawan maupun kapal penumpang tradisional masih bersandar dalam satu area.

Padahal, di setiap pulau permukiman sudah terdapat dua dermaga. Satu dermaga untuk kapal penumpang tradisional dan kapal nelayan serta satu dermaga khusus bagi penumpang kapal komersial. Untuk itu kedepan pihaknya koordinasikan dengan pihak Dinas, agar semua lalu lintas kapal lebih teratur dan memberikan kenyamanan. “Ini memang harus secepatnya dicarikan solusi dengan harapan kedepan warga dan wisatawan tidak bercampur aduk,”jelasnya. (*/PKO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.