Datangkan 100 Unit Boeing 737-Max 200, VietJet Garap Pasar Asia

0
798

HANOI, test.test.bisniswisata.co.id: VietJet Aviation Joint Stock Co menunjuk Boeing.co sebagai pemasok 100 unit pesawat jet senilai US$11.3 juta seiring ekspansi yang dilakukan satu-satunya maskapai swasta Vietnam ditengah lonjakan perjalanan wisata. Penandatanganan perjanjian pengadaan pesawat oleh VietJet dilakukan di Hanoi, dalam rangkaian kunjungan Presiden Barack Obama ke Vietnam, Senin (23/05/2016),

Pengiriman Boeing 737-Max 200 akan berlangsung dalam empat tahun dan dimulai pada 2019. VietJet dalam sebuah pernyataan mengatakan pihaknya akan memiliki 200 pesawat pada 2023. Maskapai berbiaya murah, maskapai yang memulai operasinya pada Desember 2011, tengah berusaha untuk melakukan ekspansi di negara yang pertumbuhan pasarnya mencapai 20% per tahun dalam tiga tahun terakhir.

Saat ini VietJet mengoperasikan lebih dari 250 penerbangan per hari dengan 50 rute domestik dan internasional. VietJet melayani penerbangan internasional ke Thailand, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, China, Myanmar, dan Malaysia. “Mereka terlihat sangat ambisius,” ujar Brendan Sobie, Kepala Analis CAPA Centre for Aviation yang berbasis di Singapura seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (23/5/2016).

VietJet diramalkan akan mengungguli maskapai nasional Vietnam Airlines yang berdasarkan CAPA Centre for Aviation merupakan maskapai domestik terbesar Vietnam saat ini. Maskapai ini juga berencana meningkatkan kapasitasnya menjadi 15 juta penumpang dibandingkan 9,3 juta penumpang pada 2015.

Menurut International Air Transportation Association (IATA), Vietnam diprediksi akan masuk dalam jajaran 10 pasar penerbangan dengan pertumbuhan tercepat dalam dua dekade ke depan. Tahun 2016, maskapai yang terkenal dengan pramugari berbikini ini berharap bisa menaikkan pendapatannya dua kali lipat dibandingkan pendapatan tahun lalu yang mencapai US$488 juta.

CEO VietJet Nguyen Thi Phuong Thai dalam sebuah wawancara baru-baru ini mengatakan bahwa maskapai tersebut berencana melakukan IPO secepatnya pada kuarta kedua seiring rencananya untuk mengembangkan rute global dan menjadi maskapai berbiaya murah terkemuka di Asia. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.