Cokelat Hitam, Rahasia Dibalik Hidangan Penutup

0
647

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: COKELAT hitam atau dark chocolate kini jadi trend dunia kuliner. Selain dapat diolah menjadi berbagai macam makanan seperti kue, es krim, juga masih banyak lagi olahan makanan dari coklat. Rasanya yang manis dan khas punya daya tarik tersendiri, meski reputasi coklat ini tidak selamanya baik, beberapa orang meyakini coklat merupakan makanan yang bertanggung jawab terhadap munculnya gangguan kesehatan seperti obesitas, diabetes dan peningkatan kadar kolesterol.

“Sebenarnya tidak selamanya memiliki efek yang buruk untuk kesehatan, bahakan sebaliknya coklat memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Faktanya coklat gelap yang mengandung senyawa alami banyak menawarkan segudang manfaat untuk kesehatan,” papar Odie Djamil, chef spesialis dessert saat peluncuran Magnum Infinity Raspberry di Jakarta, Selasa.

Bagi kalangan koki, lanjut Odie, cokelat hitam biasanya dimanfaatkan untuk pembuat makanan penutup, dessert. Bahkan cokelat hitam dianggap sebagai “little black dress”, yang klasik karena cocok untuk dipadankan dengan hampir semua bahan makanan. “Dark chocolate rasanya intens dan tahan lama di lidah karena kandungan cokelatnya tinggi sekali,” komentarnya.

Apalagi paduan cokelat dengan buah raspberry misalnya, menghadirkan rasa pekat cokelat dan asam dari buah beri. Buah ini memiliki rasa yang sangat kontras, sehingga perlu diimbangi dengan rasa dark chocolate yang tajam. Cokelat hitam tidak cocok dipadankan dengan bahan lainnya yang memiliki rasa tajam, seperti durian.

“Kayak durian dengan cokelat, balapan rasanya. Juga Buah yang mengandung terlalu banyak air, misalnya apel, juga kurang cocok untuk dipasangkan dengan cokelat. Bahkan untuk paduan cokelat hitam lebih bagus hendaknya memilih buah yang berwarna terang,” saran jebolan Desain Produk di Universitas Pelita Harapan, Jakarta.

Karenanya, kata dia, es krim Magnum sangat tepat memilih buah raspberry yang memiliki cita rasa asam dan segar untuk dipadupadankan dengan cokelat hitam pada produk terbarunya, Magnum Infinity Raspberry. “Kan, di raspberry ada zat keton, berfungsi seperti enzim yang membantu membakar lemak dan metabolisme tubuh. Vitamin C-nya juga tinggi, oleh karena itu rasanya lebih asam dari buah stroberi. Sehingga, cocok dipadupadankan dengan cokelat hitam,” lontarnya.

Atiek Fatimah, Brand Manager Magnum menjelasakn Magnum Infinity pertama kali dirilis di Indonesia tahun 2013, sebagai platform yang berfokus pada rangkaian varian yang menggunakan bagian dark chocolate. “Saat itu, Magnum Infinity hadir dalam varian Magnum Infinity Chocolate & Caramel. Ternyata sambutannya sangat luar biasa,” jelasnya.

Dengan kehadiran Magnum Infinity Raspberry, kini seluruh pleasure seekers dapat ikut merasakan tren dessert melalui kenikmatan Belgian dark chocolate ala Magnum, sambungnya.

Artis Luna Maya, yang didaulat menjadi Duta Magnum Infinity Raspberry mengaku paling suka makan es krim. Apalagi saat travelling yang membutuhkan tenaga juga kerap mengalami kekelahan. Dan kudapan ringan es krim menjadi pendengkrak stamina sekaligus mood untuk melakukan aktifitas kembali.

“Kita pun tahu kalau kita lagi kecapaian, kurang gula, pasti lemes. Butuh cokelat. Nah, cokelat hitam kini jadi trend duhnia kuliner apalagi sudah ada es krim cokelat hitam,” kata Luna.

Dalam sebulan, aktris berusia 32 tahun itu biasanya menyempatkan diri makan es krim untuk mengusir lelah dan stres. Meski gemar makanan manis seperti es krim dan cokelat, dia tidak takut berat badannya bertambah karena mengimbanginya dengan olahraga.

Luna biasanya berolahraga pilates di studio dekat rumahnya. Bila tak sempat, ia menggantinya dengan lari di treadmill selama 30 menit. “Olahraganya saya banyakin lari atau jalan,” jelasnya singkat. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.