CASC Conference 2014, Dongkrak Kunjungan Wisata Belanja

0
776

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Guna menggairahkan wisata belanja di Indonesia, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyelenggarakan Council of Asian Shopping Centre (CASC) Conference 2014. Pertemuan bisnis para owner serta pengelola Pusat Belanda di kawasan Asia, digelar Skeeno Hall & Exhibition Gandaria City Mall Jakarta, pada 4-6 Desember 2014.

“Memang, kunjungan wisatawan mancanegara untuk berbelanja di Indonesia, terutama Jakarta masih sangat rendah. Padahal, barnd yang ditawarkan juga berfariasi, harganya lebih murah ketimbang Singapura dan kualitas produknya sama. Nah, event ini diharapkan bisa mendongkrak kunjungan turis belanja disini,” papar Board of Advisor DPP APPBI, Stefanus Ridwan saat konperensi pers CASC Conference 2014, di Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Selain itu, lanjut Stevanus, jumlah pusat perbelanjaan modern di Indonesia mencapai 250 mall, dan 77 diantaranya ada di Jakarta. “Ada sih wisatawan belanja ke Indonesia. Mereka dari Malaysia, juga Bandung yang datang ke outlet-outlet di Bandung. Anehnya kok nggak datang ke mall-mall ya. Padahal kita sudah promosi secara gencar ke negara tetangga,” jelasnya.

Karena terkenalnya outlet di Bandung, sambung dia, ada maskapai penerbangan yang membuka jalur langsung Kuala Lumpur – Bandung. Wisatawan negeri Jiran banyak yang datang.

Dilanjutkan, dengan digelarnya CASC Conference ditujukan untuk memperkenalkan mall-mall yang ada di Indonesia, juga menawarkan brand-brand asli Indonesia, yang masih belum banyak dikenal oleh orang-orang di luar Indonesia. Padahal brand asli Indonesia juga bisa mendunia.

Pada intinya, yang paling diharapkan dari acara ini adalah dapat dimanfaatkan sebagai media untuk mempromosikan wisata belanja modern di Jakarta pada khususnya dan Indonesia pada umumnya kepada seluruh peserta dan media yang akan hadir pada CASC Conference 2014, tambahnya.

Ketua Organizing Comittee CASC Conference 2014, Heru Nasution mengatakan konferensi internasional bertema ‘Asian Mall: Tomorrow’s Retail Development Today’ bertujuan menciptakan kerjasama yang baik dan komunikasi antarpusat perbelanjaan di Asia khususnya Indonesia, Malaysia, China, Hong Kong, Jepang dan Taiwan.

Eksistensi pusat perbelanjaan di Indonesia saat ini berjalan sangat pesat sejalan dengan perkembangan perekonomian di Indonesia, dengan daya serap ribuan tenaga kerja sehingga kebutuhan sumber daya manusia andal di bidang pusat perbelanjaan sangat dibutuhkan dan perlu dikembangkan lebih lanjut.

“Melalui konferensi ini, APPBI berharap dapat berbagi pengetahuan, memperluas jaringan bersama para pakar, pengusaha, dan pelaku industri di seluruh Asia serta organisasi perdagangan di seluruh dunia melihat masalah nyata di pasar yang semakin kompetitif,” kata Heru Nasution kepada pers di Jakarta, Kamis.

CASC didirikan pada 2004 beranggotakan APPBI, Persatuan Pengurusan Kompleks Malaysia (PPKM), Mall China Information Center (MCIC), Institut Shopping Centre Management (ISCM) Hongkong, Taiwan Council of Shopping Centre (TCSA) dan Japan Council of Shopping Centre (JCSC).

“Dalam acara ini, kami akan berbagi pengetahuan, memperluas jaringan bersama dengan para ahli, pengusaha, praktik industri, pembicara dan asosiasi pusat perbelanjaan di seluruh Asia serta organisasi perdagangan di seluruh dunia untuk melihat masalah nyata di pasar yang semakin kompetitif,” lontarnya.

Acara yang digelar selama tiga hari, terdiri dua hari seminar. Dilanjutkan para peserta seminar akan diajak untuk study tour berkeliling beberapa mall di Jakarta dan Tangerang.

Topik seminar akan berbicara tentang mall untuk pengunjung, berbelanja di daerah tujuan wisata, perbelanjaan mewah, tren industri, transportasi, seluk beluk belanja vertikal dan tentang manajemen mall. (endy)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.