Busana Nautical Kian Ngetrend

0
698

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Sudah sejak lama, tema pelaut (nautical) diadopsi ke dalam berbagai produk fesyen yang modis dan digemari oleh banyak orang. Aksen sailor yang macho banyak disulap oleh para desainer menjadi detail yang girlie dan populer di tengah banyak kalangan.

Popularitas tema nautical di dunia fesyen semakin menanjak pada dekade 1990-an bersamaan dengan kemunculan animeSailor Moon. Sejak saat itu, banyak model seragam dan pakaian kasual kaum Hawa mencomot desain pakaian pelaut ke dalam potongan yang lebih seksi.

Namun, masih sedikit perancang pakaian tertutup (modest wear) yang mengambil inspirasi dari tema pelaut ke dalam karya-karya mereka. Itulah yang mendorong Hannie Hananto untuk meluncurkan koleksi busana santunnya yang bertajuk Nautical Charm.

Sebagaimana kebanyakan busana yang mengadaptasi tema nautical, koleksi Hannie lekat dengan permainan aksen kerah sailor, motif garis-garis horisontal, serta warna-warni dingin seperti biru tua atau navy.

“Kombinasi semua itu membuat koleksi ini tetap simpel tapi juga modern, yang sejalan dengan karakter utama rancangan-rancangan ,” ujar desainer muda yang sudah pernah menggelar peragaan di Paris, New York, dan Maroko itu.

Set-set busana dalam koleksi terbaru Hannie merepresentasikan gaya santun yang menggabungkan unsur kekuatan dan keunikan dari seorang perempuan. Keseluruhannya merupakan pakaian siap pakai (ready to wear/RTW) untuk segmen premium.

Lebih lanjut, dia menggambarkan desain-desainnya agar sesuai untuk pemakaian sehari-hari serta hajatan-hajatan semiformal, seperti simple party. Untuk itu, dia lebih banyak bermain dengan potongan-potongan gaun, blus, celana longgar, tunik, dan pashmina yang mudah dipadupadankan.

Koleksi busana Hannie juga cocok bagi perempuan muda yang menyukai gaya modern. Di hampir setiap pakaian, dia banyak menonjolkan detail-detail boyishyang kekinian di sela-sela kombinasi busana berpotongan panjang nan feminin.

Dari segi warna, selain banyak menggunakan palet dingin seperti navy, dia bermain pada ranah netral seperti putih, abu-abu, dan hitam. Namun, di beberapa set, dia menonjolkan warna berani seperti merah menyala yang ditabrakkan dengan aksen hitam-putih.

Sebagai aksesori pelengkap, Hannie menyelipkan berbagai bros berukuran besar bertemakan nautical, seperti bentuk jangkar dan kapal. Dia juga memadukan dengan aksesori unik seperti topi lebar, kalung besar, dan tashandmade.

Jika terbiasa mengenakan pakaian tertutup dengan desain simpel dan tidak terlalu mencuri perhatian, ada baiknya sedikit berhati-hati dalam melakukanmix-and-match busana bertema nauticalagar terhindar dari kesan berlebihan.

Namun, jika menyukai gaya yang lebih edgy dan permainan tabrak aksen dalam berpakaian, boleh juga melirik koleksi terbaru Hannie sebagai inspirasi pakaian untuk dikenakan saat hari raya Idulfitri.

Secara keseluruhan, Hannie mengaku karya-karyanya banyak diilhami oleh sentuhan modern, arsitektur, dan simbol-simbol geometris. Dia juga mengaku senang dengan tema monokrom yang mudah disandingkan dengan fitting apapun. (*/BC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.