Buka Jasa Tour & Travel Tak Harus Modal Besar & Pakai PT

0
1396


JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id:
Kunjugan wisatawan ke Indonesia, juga warga Indonesia yang melakukan perjalanan wisata ke luar negeri, grafiknya terus meningkat. Tour & travel sebagai jasa pelayanan perjalanan serta penjualan tiket semakin marak.

Kini, banyak pengusaha muda tertarik terjun di bisnis agen tour & travel. Mengingat potensi pasarnya sangat besar. Sayangnya, mereka terbentur dengan modal yang sangat besar, rumitnya mengajukan ijin PT (Perseroan Terbatas) dan harus membayar uang muka kepada airlines jika menjadi agen.

Namun, pakar bisnis travel Ardans Dachlan punya solusi mengatasi itu. “Kami tawarkan kepada pebisnis baru untuk memulai usaha tour & travel dengan modal minim, cara memasarkannya dan sukses menjadi pengusaha tour & travel. Kami punya solfware tour & travel revolution sebagai solusi mengatasi hambatan itu,” papar Ardans Dachlan kepada test.test.bisniswisata.co.id saat Launching Buku Tour and Travel Revolution di Jakarta, Sabtu.

Dijelaskan, menekuni bisnis tour & travel itu mudah jika sudah mengetahui jalannya dan punya banyak akses. “Terus terang saya membuka usaha tour & travel dari rumah kontrakan yang sempit, namun saya jalani dengan tekun, sabar, tawakal dan selalu beramal.

Alhamdulillah kini saya sudah punya 120 kantor cabang dan membina ribuan agen di seluruh Indonesia,” ungkap Direktor MMBC INDO Tour & Travel.

Rencananya tahun 2016, akan membuka cabang di Malaysia dan Singapura mengingat pangsa pasar cukup besar, terutama para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang selalu membutuhkan layanan tiket pesawat juga jasa lainnya.

Lelaki kelahiran Pasuruan ini juga menawarkan keada pebisnis muda maupun masyarakat untuk menjadi agen tour & travel di penjuru nusantara, untuk dididik cara menjual tiket pesawat maupun kereta api, layanan umroh, tour wisata bahkan tour hobby.

“Selain itu, melatih bagaimana transaksi bisnis tour & travel mulai dari cara cek harga promo, booking, issue, hingga print tiket. Bisnis ini bisa dijalankan melalui media solfware yang kami sediakan, juga kami menerbitkan buku Tour dan Travel Revolution agar dipelajari secara seksama,” jelasnya.

Peluncuran buku tour & travel Revolution juga mendapat rekor MURI karena buku ini meraih best seller dalam penjualan dalam waktu 6 hari saat pre order dan cetak ulang. “Apalagi pada hari ini, momen yang tidak kalah membahagiakan adalah berbagi untuk Pemuda Yatim dan UKM Mikro 1001 Agen Travel dan siap membina mereka diseluruh Indonesia,” jelasnya.

Ardans berbagi 1001 bisnis keagenan senilai Rp. 3.750.000 per orang gratis untuk Yatim dan UKM Mikro.

“Perjalanan saya jadi pengusaha travel bermula ketika saya memutuskan hijrah ke Jakarta sebagai anak band, band menjadi bagian dari kehidupan saya. Kegiatan dari band, membuat saya dapat keliling tur bersama band-band papan atas. Kebeneran hobby saya traveling dankuliner, sehingga tersalurkanlah,” ungkapnya.

Namun perjalanan dunia musiknya tidak lama dan tidak mencapai puncak. Dia sempat putus asa,akhirnya terinspirasi dari berkeliling dan suka kuliner, dia memutuskan untuk mencari peluang dikolom-kolom lowongan pekerjaan di koran.

“Pencarian saya terhenti disuatu kolom yang menarik perhatian saya. Berawal dari kantor inilah kehidupan saya berubah total, berbeda dengan sebelumnya, bagai bumi dan langit. Ini bukti dari petunjuk Tuhan, untuk menjadikan kita lebih baik untuk terhindar dari malapeta.Kini saya percaya,” tandasnya. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.