Buka Flight Jakarta–Los Angeles, Jokowi Minta Dukungan Shinzo Abe

0
413
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers bersama PM Abe (Foto: Setkab.go.id)

BOGOR, bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dukungan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe bagi perluasan konektivitas udara yang dilakukan Indonesia, terkait rencana maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan membuka jalur penerbangan langsung Jakarta – Los Angeles, Amerika Serikat.

“Indonesia meminta Jepang agar dapat mempertimbangkan rencana peningkatan konektivitas udara dengan pembukaan jalur penerbangan Garuda Indonesia, rute Jakarta – Los Angeles via Tokyo,” kata Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers bersama PM Abe di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Ahad (15/1).

Garuda siap membuka jalur penerbangan ke Los Angeles setelah Federal Aviation Administration (FAA) di Amerika Serikat, menaikkan peringkat keselamatan penerbangan maskapai penerbangan itu ke kategori I.

Pada tahun 2007, FAA menurunkan peringkat keselamatan Indonesia ke Kategori II, menyusul serangkaian kecelakaan fatal di Indonesia. Sanksi serupa juga pernah diterapkan negara-negara Eropa terhadap maskapai penerbangan Indonesia.

Selain itu, dalam pertemuan kali ini Indonesia dan Jepang sepakat meningkatkan kerja sama di bidang politik, ekonomi, maritim, dan sosial budaya. “Tentunya upaya peningkatan tersebut harus selalu disertai prinsip saling menguntungkan,” kata Presiden Jokowi seperti dilansir laman Setkab.go.id, Senin (16/01/2017).

Menurut Presiden, dari Januari hingga Sepetember 2016 investasi Jepang telah mencapai angka 4,498 miliar dolar AS, yang berarti mengalami peningkatan dua kali lipat dibandingkan investasi Jepang di Indonesia pada 2015.

Mengenai poin-poin yang dibahas dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi menjelaskan, yang pertama kesepakatan agar kerja sama dalam konteks Two Plus Two (2+2) antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara akan dilakukan tahun ini di Indonesia.

Kedua, Indonesia meminta Jepang dapat membuka akses produk pertanian dan perikanan Indonesia, menyelesaikan review perjanjian penghindaran pajak berganda, meningkatkan akses dan kapasitas keperawatan Indonesia untuk dapat memenuhi pasar di Jepang, dan dimulainya general review Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement pada tahun ini.

Ketiga, menurut Presiden, Indonesia juga meminta Jepang untuk mempertimbangkan rencana peningkatan konektivitas udara, dengan pembukaan jalur penerbangan Garuda Indonesia rute Jakarta-Los Angeles (AS) via Tokyo (Jepang).

Keempat, Indonesia-Jepang juga sepakat meningkatkan kerja sama ekonomi termasuk rencana pembangunan Pelabuhan Patimban (di Subang, Jabar), pengembangan Blok Masela, diskusi awal mengenai pembangunan jalur kereta api Jakarta-Surabaya, serta pembahasan rencana kerja sama pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu di pulau-pulau terdepan Indonesia.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi menambahkan tahun depan Indonesia dan Jepang akan merayakan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara dengan tema teknologi modern. “Selain itu, Indonesia ingin mendorong agar Jepang dapat melakukan peningkatan kerja sama maritim dengan negara-negara Indian Ocean Rim Association (IORA) periode 2015-2017,” pungkas Presiden Jokowi.

Turut mendampingi Presiden Jokowi antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (*/END)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here