Bordiran, Fesyen Unggulan Bukittinggi

0
970

BUKITTINGGI, test.test.bisniswisata.co.id: MENGHADAPI era Masyarakat Eronomi ASEAN (MEA), Bukittinggi Sumatera Barat menjadikan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) berupa bordiran atau sulaman sebagai produk fesyen unggulan.

“Bordiran atau sulaman merupakan bagian industri sandang yang merupakan sektor lebih menonjol dibanding empat sektor lainnya yakni pangan, kerajinan, logam, kimia dan bahan bangunan,” papar Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bukittinggi, Muhammad Idris di Bukittinggi, Selasa (19/01/2016).

Dilanjutkan, bordiran merupakan produk yang sudah turun temurun menjadi usaha masyarakat setempat. “Karena sudah digeluti secara turun temurun dan dikenal masyarakat, sehingga produk tersebut hanya perlu dipoles dengan membina para pelaku usaha sehingga dapat menghasilkan produk yang memenuhi selera pasar yang lebih luas,” tegas dia.

Dicontohkan, produk bordir atau sulaman tersebut misalnya berupa coaster bordir dan bordir kerancang yang banyak menjadi pilihan hiasan dan bahan pakaian terutama pakaian wanita. Agar para pengrajin tersebut dapat terus fokus mengembangkan usaha kerajinannya, ia mengatakan, pihaknya terus melakukan pembinaan bagi para pelaku usaha bidang tersebut. Di samping itu, asosiasi fashion juga telah terbentuk agar dapat mendukung kiprah para pengrajin tersebut.

“Hingga saat ini, sebanyak 335 unit usaha pengrajin bordir di Bukittinggi telah dibina dan sebanyak 20 desainer lokal bertaraf nasional diharapkan akan menjadi agen perubahan ke depannya,” paparnya.

Para pelaku yang ada di bawah mikro kecil ini nantinya akan terhubungkan dengan para desainer sehingga menghasilkan desainer baru dan mampu mengadakan berbagai acara peragaan busana. “Kami berharap, hal itu dapat menjadikan Bukittinggi sebagai kiblat fashion muslimah di Indonesia,” tambahnya.

Karena itu, pembinaan salah satunya dilakukan dengan memfasilitasi para pelaku usaha untuk magang ke daerah lain yang memiliki bidang usaha sejenis. “Untuk produk bordiran, bagi pelaku yang sudah memiliki rumah produksi sendiri, diberi kesempatan magang ke desainer skala nasional untuk menambah wawasan mengenai tren pakaian yang diminati saat ini,” kata dia. (*/e)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here