Berkunjung ke Palau, Wisatawan Wajib Tandatangani Surat Perjanjian

0
345
Palau Samudera Pasific

PALAU, Bisniswisata.co.id: Pemerintah Palau mengeluarkan aturan baru bagi wisatawan asing yang berkunjung ke kepulauan cantik di Samudera Pasifik itu. Dalam aturan barunya, pemerintah Palau meminta turis yang datang wajib menandatangani surat perjanjian tidak merusak lingkungan.

Sama seperti visa, surat tersebut akan diberi cap dalam paspor setiap turis. Pemerintah Palau berharap, peraturan baru itu dapat mencegah kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh berkembangnya industri pariwisata di sana.

“Kami sangat menjaga kelestarian kepulauan ini. Kami tidak ingin menjadi generasi terakhir yang bisa menikmati kecantikannya,” kata Presiden Palau Tommy Remengesau, seperti yang dilansir dari AFP, Senin (11/12/2017).

Kepulauan Palau menyimpan banyak keindahan, tak hanya di bawah laut, namun juga di atas lautnya. Industri pariwisata di sana menyumbang sebanyak 85 persen untuk pemasukan negara. Sayangnya, kedatangan jutaan turis setiap tahunnya mengakibatkan rusaknya sejumlah objek wisata alam di Palau.

Sebelumnya, Palau juga membatasi jumlah wisatawan asing. Palau tidak ingin ada wisatawan dengan meembawa dana terbatas yang datang. Aturan tersebut diusulkan oleh Presiden Palau, Tommy Remengesau. Juga ada aturan hanya mengizinkan hotel berbintang lima yang boleh dibangun di atas tanahnya.

Ia beralasan, aturan baru itu akan “meningkatkan kualitas daripada kuantitas” promosi industri pariwisata Palau. Dikhawatirkan, kedatangan wisatawan dengan dana terbatas —yang jumlahnya lebih banyak ketimbang wisatawan berduit, akan memberi efek negatif untuk perkembangan suatu daerah wisata.

“Investor yang datang sudah harus siap dengan segala infrastruktur penunjang, seperti saluran air dan daya listrik cadangan. Jika ingin membuat jalan, mereka harus membuatnya sendiri,” kata Remengesau.

Kepulauan Palau menyimpan banyak keindahan, tak hanya di bawah laut, namun juga di atas lautnya. Wisatawan asal China sering mengunjungi pulau ini. Dibandingkan wisatawan yang lain, mereka terkenal pelit dalam hal membelanjakan uangnya. Untuk mengurangi jumlah wisatawan Tiongkok, pemerintah Palau mengurangi jumlah penerbangan dari China menuju Palau sejak 2015. (AFP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.