Belanja Makanan Bisnis Kuliner Capai 30 Miliar Dollar AS

0
1259

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Ternyata, masyarakat Indonesia gemar menyantap makanan. Terbukti hasil riset Euromonitor menunjukkan belanja makanan di Indonesia mencapai US$ 30 miliar per tahun. Ini bisnis yang menggiurkan. Bahkan, beberapa tahun ini, bisnis restoran dan jasa pengiriman makanan di tanah air, melesat tajam.

Meski bisnis kuliner sangatv luar biasa, namun dibalik itu ternyata bisnis restoran juga mengalami kendala yang cukup serius. Yakni strategi pemasaran yang belum optimal. Di sinilah Qraved, aplikasipencarian khusus kuliner, menawarkan solusi.

“Dengan aplikasi ini, konsumen bisa dengan mudah mencari informasi restoran dan kuliner ternama di Indonesia, berdasarkan jenis masakan dan lokasi. Saat ini, peminat aplikasi Qraved benar-benar membludak dari sisi pengguna, penikmati aplikasi ini,” papar Steven Kim, CEO Craved di Jakarta, Senin (09/11/2015).

Dilanjutkan, sejumlah investor asal Amerika Serikat sangat terkesan dengan semangat dan gagasan membangun sebuah teknologi di bidang kuliner di Indonesia. Saat ini, Qraved telah diakui sebagai mitra aplikasi kuliner untuk proyek Jakarta Smart City. Di mana, Qraved membantu Pemerintah Daerah memoderinasi industri kuliner.

Qraved, perusahaan penyedia jasa kuliner berbasis di Jakarta, menerima pendanaan Seri B senilai US$ 8 juta pada Rabu lalu (4/11/2015). Pengumuman ini diresmikan Menteri Komunikasi dan Teknologi, Rudiantara saat berkunjung ke Silicon Valley, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.

Pendanaan ini berasal dari Richmond Global Ventures dan Gobi Partners, serta investor baru GWC, dan investor sebelumnya yaitu Convergence Ventures, 500 Startups, Toivo Annus dan M&Y Partners. Rencananya, dana sebesar itu dialokasikan untuk mengembangkan aplikasi mobile dan aplikasi web dengan fitur-fitur baru. Dengan adanya fitur-fitur baru, cakupan areanya bisa meluas. Sehingga pertumbuhan pengguna aplikasi ini bisa memperluas pasar serta ajang promosi.

Sejak diluncurkan pada September 2013, Qraved telah memiliki lebih dari sejuta pengguna website dan aplikasi mobile. Qraved menawarkan direktori restoran, mencakup lebih dari 25.000 restoran di Jakarta dan Bali. Qraved adalah aplikasi pencarian kuliner yang menggabungkan artikel ulasan konsumen, penilaian, foto dan tawaran diskon di ratusan restoran yang bergabung.

Melalui Qraved, pengguna diharap dapat menemukan tempat terbaik untuk makan dan bersosialisasi. “Sama halnya dengan aplikasi chatting dan transportasi, mereka telah mengubah cara kita berkomunikasi dan berpergian setiap hari,” kata Steven Kim, CEO Craved.

Steven menjelaskan, visinya adalah untuk membuat Qraved menjadi platform eksklusif yang menghubungkan masyarakat Indonesia dengan makanan yang mereka inginkan. Dengan adanya pendanaan baru ini, ia yakin bahwa Qraved berpeluang menjadi salah satu bisnis ekonomi kreatif terbaik untuk memenangkan pasar. (marcapada2015@yahoo.co.id)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.