Bebas Visa, Bandara Bali Tambah Konter Pemeriksaan Paspor

0
1729

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: BEBAS visa kunjungan ke Indonesia bagi 45 negara, yang berlaku mulai 12 Juni 2015 kini mulai diantisipasi Bandara Internasional Ngurah Rai Bali. Melonjaknya wisatawan asing datang diprediksi bakal terjadi. Pasalnya, target kedatangan pelancong dari negara yang bebas visa naik dari 5.000 orang per hari menjadi 6.000 orang per hari.

Hasilnya, pada Senin (15/6/2015), Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, mencatat wisatawan asal Tiongkok sekitar 5.500 orang, menduduki peringkat pertama yang datang, disusul Jepang dan Inggris.

Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Bali dan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali menyambut baik pemberlakuan bebas visa kunjungan. ”Kami berharap menjadi angin segar menggairahkan pariwisata Bali, ” kata Kepala Dinas Pariwisata Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra di Denpasar.

Dilanjutkan, pihaknya optimistis pemberlakuan bebas visa mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara. Target kedatangan wisatawan asing khusus Bali mencapai 4 juta orang tahun 2015 akan tercapai.

Data Dinas Pariwisata Bali, kunjungan wisatawan mancanegara sekitar 1,5 juta orang di periode Januari-Mei 2015. Jumlah itu naik dibandingkan periode sama 2014 yang tercatat 1,3 juta orang.

Ketua GIPI Bali Ngurah Wijaya mengatakan, pembebasan visa di sejumlah negara memiliki dampak baik bagi pariwisata Bali. Ini mempermudah promosi Bali untuk menggaet sebanyak-banyaknya wisatawan asing.

Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Tieldwight Sabaru, mengantisipasi segala hal terkait pemberlakuan bebas visa ini. Antisipasi itu di antaranya penambahan konter pemeriksaan paspor dari 12 unit menjadi 26 unit. ”Kami pun menyiapkan cadangan konter sebanyak 6 unit,” ujarnya seperti dikutip laman Tribunnews.com, Kamis (18/6/2015). (marcapada2015@yahoo.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.