Bebas Visa 49 Negara Dicabut, Tak Menyurutkan Kunjungan Wisman

0
469
Pantai Kuta Bali Jadi ikon wisatawan mancanegara (Foto: CNNIndonesia.com)

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Badan Pusat Statistik (BPS) menilai rencana pemerintah mencabut pemberian fasilitas bebas visa bagi 49 negara, tak akan menyurutkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

Mengingat, pencabutan bebas visa diberlakukan kepada negara-negara yang kecil sumbangsihnya dalam mengalirkan kunjungan turis ke Indonesia, bahkan kontribusinya di bawah 100 turis per bulan sehingga tak akan berdampak besar bagi Tanah Air, papar Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Rabu (03/05/2017).

Selain itu, sambung dia, Indonesia masih punya sumber-sumber aliran turis dari lima negara besar, seperti wisatawan China menjadi yang paling ‘getol’ mengirimkan warganya untuk berlibur ke Indonesia. “Jadi Pencabutan visa ke beberapa negara tidak akan terlalu berdampak. Selama ini kita masih bergantung dari China, Malaysia, Singapura,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan BPS, sumbangan turis dari China dan empat negara besar lainnya mencapai setengah dari total kunjungan turis ke Indonesia, yang mencapai 1,02 juta turis di Maret lalu.

China menggelontorkan 140,97 ribu turis, Singapura 128,37 ribu turis, Malaysia 117,25 ribu turis, Australia 88,2 ribu turis, dan Jepang 43,85 ribu turis sehingga secara kumulatif, China dan kawan-kawan menyumbang 518,66 ribu turis.

Kendati dapat asupan turis dari China, pemerintah Indonesia tetap harus mengembangkan potensi turis dari negara-negara lain. Adapun caranya, dengan memoles destinasi wisata lokal agar kian menggoda di mata para turis.

“Kemasan dan promo (destinasi wisata) perlu dipercantik dan perlu memperkenalkan spot pariwisata yang bagus tapi belum dikenalkan. Karena pariwisata jadi tumpuan ke depan, baik dari pariwisata dan industri kreatif,” sambungnya.

Pasalnya, selain sebagai bentuk promosi wisata Indonesia, hal ini akan memberi kontribusi besar pada sisi ekonomi domestik, baik kepada masyarakat di dekat destinasi wisata hingga kepada penyerapan tenaga kerja di sektor pariwisata.

Target kunjungan turis yang dicanangkan pemerintah bisa menembus angka 15 juta turis di tahun ini, masih memiliki peluang besar untuk dicapai. Sedangkan di tahun lalu, Indonesia berhasil menjaring sebanyak 11,56 juta turis. (*/cio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here