Batik Yogya Istimewa Diluncurkan

0
657
Batik Yogya Istimewa duluncurkan (Foto: bisnis.com)

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Batik terus melakukan inovasi. Kini, muncul Batik Yogya Istimewa. Batik tema ini baru ini, buah karya Puri Raja Keraton Yogya, Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi bersama para perajin batik Desa Gilangharjo.

“Batik bertemakan Yogya Istimewa ini motif dan ornamennya menggambarkan profil daerah Yogyakarta,” kata Ketua Gerakan Cinta Batik Mahakarya Indonesia, Livy Laurens, di sela peluncuran Batik Yogya Istimewa, di Desa Gilangharjo, Bantul.

Menurut dia, Batik Yogya Istimewa baik motif dan peluncuran karya ini merupakan ide dan pemikiran GKR Mangkubumi, putri pertama pasangan Sri Sultan HB X dengan GKR Hemas dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Ia mengatakan, dipilihnya Desa Gilangharjo sebagai tempat peluncuran Batik Yogya Istimewa ini, karena desa ini mempunyai sejarah, ada situs Selo Gilang sebagai bukti tempat dimulainya pembangunan Kerajaan Mataram.

“Kemudian desa Gilangharjo merupakan salah satu sentra pengrajin batik di Yogyakarta, selian itu desa ini maju dalam seni dan budayanya,” katanya.

Dalam peluncuran Batik Yogya Istimewa itu, juga dilakukan peluncuran batik-batik dalam Gerakan Cinta Batik serta peluncuran Gerakan Yogya Kota Batik Dunia.

Ia mengatakan, yang dimaksud dengan batik-batik dari Gerakan Cinta Batik sebagai Mahakarya Indonesia itu adalah batik karya para tokoh dari berbagai profesi bersama para seniman batik di Yogyakarta.

“Proses pengkaryaannya sama seperti proses pembuatan Batik Yogya Istimewa, yaitu dimulai dari ide dan pemikiran dari para tokoh, lalu bekerja sama dengan para seniman batik untuk mewujudkannya,” katanya seperti dilansir laman Antara, Ahad (08/01/2017).

Gerakan Yogya Kota Batik Dunia, kata dia, merupakan gerakan sebagai bentuk khusus dari GCBMI, suatu gerakan untuk memajukan batik sebagai mahakarya Indonesia dengan memiliki ciri-ciri kemahakaryaan batik itu.

Selain dihadiri GKR Mangkubumi, peluncuran Batik Yogya Istimewa dan Gerakan Yogya Kota Batik Dunia juga dihadiri kepala Dinas Kebudayaan Bantul, kepala Dinas Pariwisata Bantul danpara perajin batik Desa Gilangharjo. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.