Batik Jadi Incaran Wisatawan Jerman

0
822

BANGKOK, test.test.bisniswisata.co.id: INDONESIA yang berpartisipasi pada pameran Bangkok International Fashion Fair & Bangkok International Leather Fair (BIFF & BIL) 2016, di Bangkok Thailand, mendapat perhatian dari wisatawan Jerman, Australia dan China.

Perhatian itu karena Indonesia menampilkan produk pakaian unggulannya berupa Batik. Wisatawan dan bisnisman Jerman paling bersemangat memborong batik Indonesia. Juga, wisatawan Australia dan China juga turut membeli produk-produkfashion dan kulit dari Indonesia.

BIFF & BIL merupakan pameran tahunan yang diadakan oleh Departemen of International Trade Promotion (DITP) Ministry of Commerce Thailand, digelar pada 9 hingga 13 Maret 2016. Tujuannya mempromosikan pusat fashion di antara negara-negara ASEAN.

“Hari pertama sangat menggembirakan. Stand Indonesia langsung diserbu calon pembeli dari sejumlah negara, diantaranya Australia dan RRT,” kata Atase Perdagangan Indonesia Rita Tri Mutiawati seperti dikutip dari keterangan pers, Jakarta, Minggu (13/3/2016).

Dalam pameran tersebut melibatkan 12 perusahaan Indonesia yang memiliki kualitas ekspor. Adapun perusahaan tersebut seperti Sarah Beekmans yang memproduksi aksesoris dari tulang dan tanduk, Batik Maos Raja Mas yang memamerkan batik warna alam, Radhita Collection, Batik Hatta, Devi Reptile yang membuat tas dari kulit ular.

Ai Syarif 1965 menyajikan fashion pria, Batik Gallerina, Vivi Collection yang memproduksi tas kulit buaya, ular, biawak, sapi, kambing, Aniaki dengan fashion modern, dan Jakarta Fashio Week yang terdiri Soe Jakarta, Rani Hatta, dan Femina Group.

Rita mengatakan produk Indonesia sangat diminati pembeli luar negeri. Bahkan dia mengatakan, pada hari pertama sudah dibanjiri pesanan.

“Pada hari pembukaan Devi Reptile mendapat transaksi untuk tahap awal senilai US$ 50 ribu untuk produk tas dari kulit buaya. Dalam waktu dekat buyernya akan mengunjungi Indonesia untuk negosiasi lebih lanjut. Sementara itu buyer Rusia dan Jepang masih negosiasi harga dengan Vivi Collection,” tandas dia. (*/a)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.