Batik Banten bakal Dipatenkan

0
2900
Batik Banten motif badak bercula satu (foto: http://vibizmedia.com)

TANGERANG, test.test.bisniswisata.co.id: BATIK Banten kian dilirik. Ketertarikan lantaran batiknya yang khas, motif dan warnanya berbeda dibandingkan dengan batik daerah lainnya. Ciri khas batik Banten adalah memiliki warna yang lebih lembut, juga ada unsur abu-abu yang melekat dibatik Banten. Warna abu-abu merupakan suatu warna yang hanya ada di Banten . Konon, itu karena warna air di Banten berbeda. Air itu menyebabkan warna kain yang dicelup menjadi lebih lembut, tidak sepekat warna batik-batik lainnya.

Hingga kini motif khas Banten ada 75 motif. Dari jumlah itu ada 12 motif yang sudah dipatenkan. Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Pemkab Tangerang bekerja keras untuk mendaftarkan hak paten batik agar tidak ditiru dan diakui oleh daerah lain.

“Kami sudah agendakan agar batik lokal memiliki hak paten, ya agar tidak ditiru bahkan diakui oleh daerah lain. Sehingga pembatik Banten tetap ada rasa kebanggaan terhadap karya yang dihasilkan,” papar Kepala Disporabudpar) Pemkab Tangerang Syaifullah di Tangerang, Rabu (16/12/2015).

Dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangi kantor Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta, sekaligus meminta penjelasan tentang persyaratan hak paten tersebut. Namun hak paten terhadap Batik Tangerang akan diambil dari hasil lomba cipta dan disain beberapa pekan lalu yang digelar di Pusat Pemerintahan Pemkab Tangerang di kawasan Tigaraksa, katanya.

Motif batik Tangerang seperti ayam wareng, topi bambu dan motif rambutan parakan yang merupakan ciri khas daerah ini. Bahkan motif lainnya dari batik Tangerang adalah benteng pertahanan dan lambang industri serta pertanian.

Sementara motif batik Banten diambil dari benda-benda temuan arkeolog di Banten Lama, seperti gerabah atau ornamen bangunan keraton. Nama-namanya pun diambil dari nama tempat di Banten Kuna atau gelar kebangsawanan. Dicontohkan motif batik Banten gelar kebangsawanan adalah motif Dutalaya, yang artinya tempat tinggal pangeran. Ada motif Pasulaman, yang artinya tempat tinggal pengrajin Pasulaman. Ada juga motif Pamarenggan, tempat tinggal para pengrajin keris di Banten Lama.

Syaifullah belum dapat memastikan kapan memulai mendaftarkan hak paten batik tersebut tapi langkah nyata sudah dilakukan dengan mengelar lomba disain batik. Pihaknya juga mendapatkan tanggapan serius tentang upaya hak paten tersebut dengan tujuan supaya tidak diakui dari daerah lain.

Sejumlah daerah juga memiliki batik khas diantaranya dari Cirebon, Papua, Makassar, Pekalongan, Jambi, Lampung dan Palembang. Motif batik dari daerah lain beragam dan memiliki ciri tersendiri, demikian pula dengan batik dari Kabupaten Tangerang. (*/e)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.