Bangkalan Madura Tawarkan Wisata Budaya

0
898
Karapan Sapi (Foto: http://www.pesantrenglobal.com)

BANGKALAN, Bisniswisata.co.id: Pariwisata Bangkalan Madura Jawa Timur, terus berbenah. Juga melakukan berbagai terobosan serta inovasi agar dikunjungi wisatawan. Setelah menawarkan wisata kuliner khas Bangkalan, kini mempersebahkan wisata budaya sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara.

“Di Bangkalan juga perlu dikembangkan wisata budaya, karena sektor ini ternyata cukup menjanjikan. Wisata budaya yang ditawarkan antara lain Karapan Sapi, batik madura, kerajinan tangan,” lontar Lily Setiawaty Mukti selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangkalan di Bangkalan, Ahad (30/7/2017).

Sejumlah daerah yang telah maju dalam hal pengelolaan objek wisata, menurut Lily, ternyata bukan hanya fokus pada pengembangan objek wisata alam saja, akan tetapi juga pada sektor wisata budaya. Dicontohkan Pulau Bali, ternyata bukan hanya mengandalkan wisata alam, seperti pantai namun para wisatawan yang datang juga disuguhi beragam jenis kesenian dan tradisi setempat.

Dengan demikian, lanjutnya, para wisatawan yang berkunjung ke Bali tidak bosan karena mereka tidak hanya menikmati keindahan alam saja tetapi juga seni budaya tradisional yang ada di wilayah itu. “Bangkalan ini juga akan mengembangkan ke sana. Jadi, nanti paket wisata yang akan kami tawarkan juga paket wisata budaya,” ungkapnya.

Selain wisata budaya, jenis wisata lainnya yang kini sedang digarap serius Pemkab Bangkalan adalah wisata kuliner. Potensi wisata kuliner di Bangkalan cukup menjanjikan bahkan sudah dikenal luas di Jawa Timur dengan nasi bebek. “Ada Bebek Sinjai dan Bebek Songkem yang sudah dikenal di sini,” tambahnya.

Dari sektor wisata alam, Lily menambahkan Bangkalan juga memiliki potensi, baik berupa pantai maupun kolam renang, termasuk juga wisata religi. Hanya saja yang selama ini yang masih jadi kendala adalah ketersediaan anggaran.

“APBD Bangkalan ini kan terbatas, apalagi dengan status yang masih masuk sebagai kabupaten tertinggal. Dukungan dari pusat sangat kami harapkan untuk bisa menggenjot sektor wisata di sini,” pungkas Lily. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.