Bandara Semarang Bidik 7 Juta Penumpang

0
1866
Bandara Ahmad Yani Semarang

SEMARANG, Bisniswisata.co.id: PT Angkasa Pura I menargetkan bisa menampung 7 juta penumpang tahun depan menyusul rencana operasional secara fungsional terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, sehingga memungkinkan penambahan kapasitas.

Direktur Pemasaran Dan Pelayanan PT Angkasapura I Mohamad Asrori mengatakan saat ini sangat optimistis target akan tercapai didukung dengan terus dikebutnya pembangunan infrastruktur pendukung yang ada di Bandara Ahmad Yani.

“Nantinya Bandara Ahmad Yani akan memiliki luas 58.000 meter persegi karena kini hanya seluas 14.000 meter persegi. Sementara untuk kapasitas sekarang 800.000 dengan penumpang sebanyak 4,2 juta ini yang menyebabkan banyak penumpang yang tak kebagian tempat duduk di ruang tunggu,” ujarnya di Semarang, Kamis (16/11/2017).

Pembangunan terminal baru Bandara Ahmad Yani hingga November kali ini sudah mencapai 20%. Dan nanti pada bulan April 2018 terminal bisa 60% dan sudah layak untuk menampung jumlah pengunjung.

April 2018 bisa beroperasi hanyalah di lantai 1, karena pembangunan lantai 2 dan 3 dengan jangka waktu hingga April nampaknya sulit untuk terealisasikan. “Pengerjaan Bandara di bagi menjadi tiga tahap namun hingga November baru terealisasi tahap 1, sedangkan untuk tahap berikutnya dikerjakan pada tahun depan yang rencananya akan selesai 2019,” tuturnya.

Diharapkan, setelah Bandara Ahmad Yani beroperasi normal setelah renovasi jadi penerbangan makin banyak dan target 7 juta penumpang pada tahun 2018 dapat tercapai.

Pengembangan Bandara Ahmad Yani terbagi empat paket dengan rincian paket II selesai meliputi pengerjaan apron dan taxiway, sedangkan pengerjaan paket I meliputi pembuatan jalan akses dan perbaikan lahan justru masih berlangsung. Paket III meliputi pembangunan terminal dan paket IV pembangunan kantor dan gedung operasional pengerjaannya dimulai Maret 2017 untuk proyeksi operasional pada Oktober 2018.

Pengembangan bandara Ahmad Yani berada di area rawa-rawa, sehingga perlu penanganan khusus untuk memperkuat lapisan tanah sebelum konstruksi. Secara teknis, pengerjaan diatasi dengan memperkuat lahan menggunakan metode preverigated vertical drain (PVD).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.