Bandara Oklahoma Ditembaki, Semua Penerbangan Dihentikan

0
402

OKLAHOMA, bisniswisata.co.id: Seorang pria bersenjata menembaki kompleks Bandara Will Rogers di Kota Oklahoma, Amerika Serikat (AS) pada Rabu (16/11/2016) WIB. Penembakan itu, menewaskan satu orang. Akibat insiden ini, semua penerbangan dihentikan.

Pelaku penembakan masih dalam pengejaran polisi. Kompleks bandara ditutup dan penerbangan yang hendak masuk terpaksa dialihkan ke bandara lain. Tujuannya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Kapten Paco Balderrama, pejabat kepolisian Oklahoma mengatakan aksi penembakan pertama kali terjadi di lokasi parkir bandara. Pelaku kemudian bergeser ke tempat lainnya. “Satu orang tewas terkena tembakan dan kemungkinan korban tewas bisa bertambah,” papar Kapten Paco.

Polisi memperingatkan kepada pra wisatawan maupun calon penumpang agar menjauh dari Bandara Will Rogers. Mengingat, pelaku penembakan belum ditangkap dan diduga kuat masih berada di area Bandara.

Sejumlah mobil polisi memenuhi tempat parkir dan koridor dibentuk mencegah orang-orang masuk ke bandara. Sekaligus mempersempit gerak sang pelaku.

Dua mobil ambulans dan kendaraan pemadam kebakaran disiagakan di lokasi penembakan. “Kami telah mengkonfirmasi satu korban penembakan di Will Rogers Airport. Silakan menghindar pergi dari bandara saat ini,” kata pihak kepolisian Oklahoma melalui akun Twitter-nya, @okcpd.

“Semua kedatangan/keberangkatan (pesawat) ditunda sampai pemberitahuan lebih lanjut,” imbuh kepolisian Oklahoma.

FBI dan tim SWAT juga sudah bergabung dengan petugas polisi setempat di bandara. Juru bicara bandara, Karen Carney, seperti dikutip AP, mengatakan semua operasi di bandara telah dihentikan. Bandara ini setiap harinya melayani hingga 8.000 orang.

”Akan ada beberapa penundaan penerbangan sampai kita memiliki informasi lebih lanjut,” ujar Carney. Menurutnya, penerbangan maskapai Southwest, American, Delta, United dan Alaska Airlines masing-masing memiliki terminal di bandara. (*/NDY)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.