Bali Genjot Pajak Hotel & Restoran Via Online

0
765

GIANYAR, test.test.bisniswisata.co.id: Sejumlah pemerintah daerah di Bali akan menjadikan pajak hotel dan restoran (PHR) secara online menjadi alternatif untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD). Sistem pungutan PHR secara online dipercaya lebih efektif meningkatkan PAD, dan dapat mengurangi tingkat kebocoran pajak. Untuk memulai langkah tersebut, Kabupaten Gianyar berencana memperbanyak pemasangan alat perekam transaksi atau tapping box.

“Sampai saat ini yang terpasang baru 100 unit, tahun depan akan dilanjutkan sebanyak 300 unit, tersebar di masing-masing wajib pajak,” ungkap Bupati Gianyar Anak Agung Gde Bharata, di Gianyar, Kamis (3/12/2015).

Menurutnya, pemasangan tapping box sebagai langkah awal, karena penerapan sistem online tidak bisa sekaligus, tetapi harus bertahap. Untuk merealisasikan rencana tersebut, Gianyar menggandeng BPD Bali sebagai bank yang memungut pembayaran pajak.

Bharata tidak menyebutkan, mulai kapan sistem online akan segera diterapkan ke seluruh wajib pajak. Pasalnya, lanjut dia, pihaknya masih berusaha meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui program diklat dan bimbingan teknis.

Tahun depan Gianyar menargetkan PAD senilai Rp448,14 miliar, naik 20,9% dibandingkan dengan tahun ini Rp370,68 miliar. Penambahan tapping box diharapkan mampu menggenjot pemasukan bagi daerah.

Sebelumnya, langkah serupa juga sedang diupayakan oleh Pemkot Denpasar. Kepala Dinas Pendapatan Denpasar Dewa Nyoman Semadi menuturkan penerapan sistem terbaru tersebut menunggu hasil evaluasi dari BPD Bali. (*/end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.