Bakal Diserbu Wisman China, Kepri Menata Diri

0
671
Vihara Samudra Dharma Batam ditawarkan wisman China

TANJUNG PINANG, test.test.bisniswisata.co.id: Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal China ke Indonesia terus mengalir. Setelah Manado, kini giliran Kepulauan Riau (Kepri) bakal diserbu wisman. Karenanya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri memantapkan kerjasama antara Citilink dan wisata asal China Wanda Group itu dengan membuka akses penerbangan, dari China ke Bandara Hang Nadim, Batam dan Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah (RHF), Tanjung Pinang, mulai Desember 2016.

“Terbukanya akses internasional akan memberikan kemudahan masuknya wisman dari China ke Kepri. Masuknya wisman China melalui Batam dan Tanjungpinang diharapkan dapat memicu pertumbuhan wisata di Kepri,” ujar Ketua Apindo Cahaya, usai bertemu Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, di Gedung Daerah, Tanjung Pinang.

Menyambut kedatangan turis negeri Tirai bambu, sekarang ini Kepri menata diri agar tidak mengecewakan tamunya. Kesiapan itu mulai di bandara, tempat wisata, atraksi wisata dan aktifitas wisata lainnya, tambahnya.

Kadispar Kepri Batam Guntur Sakti, mengatakan kalau saat ini pihaknya sedang menyusun berbagai persiapan untuk menghadapi kedatangan wisman China. Salah satu persiapannya, dengan menggunakan rumus Menpar Arief, yaitu atraksi, akses dan amenitas. Untuk atraksi, wisman China akan digaet dengan program wisata belanja dan wisata kuliner. “Dengan kekayaan hasil laut dan olahan ala oriental, wisman China akan sangat menikmati wisata kuliner di Kepri,” kata Gentur.

Soal akses, kata Gentur, Citilink dan Wanda Group akan saling bahu membahu melayani sekitar 500 wisman yang diperkirakan datang setiap harinya. “Mereka sudah komitmen untuk mendatangkan 500 wisman setiap harinya,” jelas Cahaya.

General Manager Wanda Group Xie Hong mengatakan, selain dengan Apindo Kepri, kerjasama serupa juga akan diwujudkan di kota-kota lain Indonesia. “Kami sudah berkomitmen untuk bekerjasama lebih lanjut dengan Apindo, Citilink dan juga Kemenpar,” kata Xie Hong.

Daerah-daerah yang menjadi destinasi andalan di Kepri antara lain Batam, Bintan, dan Karimun, karena dinilai berdekatan dengan Singapura. “Penerbangan umum dari China akan mendarat langsung di Bandara Hang Nadim. Sedangkan penerbangan pribadi, akan mendarat di Bandara Internasional RHF,” ujar Cahaya.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menyambut baik kerjasama yang dapat menggerakan roda ekonomi daerahnya. “Banyak potensi wisata di Kepri yang belum diketahui secara luas. Tentu ini menjadi kesempatan baik bagi kita untuk membangkitkan pariwisata Kepri,” ujar Nurdin seperti dilansir laman CNNIndonesia.com, Rabu (05/10/2016). (*/CIO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here