Ayo Ramaikan Hari Kopi Internasional Dengan Pengalaman Jadi Barista

0
634

Pengalaman jadi barista dan mengolah kopi sendiri jadi salah satu cara rayakan Hari Kopi Internasional (Foto: www.catch.nsw.edu.au)

DEPOK, test.test.bisniswisata.co.id: Merayakan Hari Kopi Internasional dengan sensasi menjadi barista merupakan kegiatan menarik selama tiga hari di Ranah Kopi, sebuah kedai kopi di kawasan Margonda Raya selama tiga hari mulai 4-6 Oktober 2016.

“Tanggal 1 Oktober merupakan Hari Kopi Internasional yang telah diresmikan oleh Organisasi Kopi Internasional (ICO). 77 negara dari seluruh dunia berpartisipasi merayakannya,” kata Muadzin Jihad, pemilik kedai Ranah Kopi, hari ini (4/10).

Banyak kegiatan untuk merayakan Hari Kopi Internasional itu, begitu pula dengan Indonesia sebagai salah satu negara penghasil terbesar kopi di dunia. Pihaknya meramaikan dengan kegiatan bertajuk #mendadakbarista,” tambahnya.

Selama tiga hari pengunjung Ranah Kopi diajak untuk mendapat pengalaman menjadi barista, sebutan untuk seseorang yang pekerjaannya membuat dan menyajikan kopi kepada pelanggan. Kata “barista” berasal dari bahasa Italia yang berarti “pelayan bar”.

“Jadi tamu diberikan kesempatan pakai apron, pilih kopinya, pilih metode seduh atau swa seduh dan terakhir menikmati kopi buatan sendiri dan share lewat media sosial masing-masing. Untuk jadi barista mendadak ini mulai jam 13.00-23.00 WIB,” jelas Muadzin Jihad.

Pihaknya meramaikan perayaan dengan cara berbeda karena pengalaman akan memberikan kesan mendalam dalam diri seseorang. Hal ini memang berbeda dengan banyak kedai kopi yang merayakannya dengan memberi kopi gratis atau diskon kopi yang sifatnya hanya sesaat memanfaatkan momentum.

Menurut dia, dalam event #mendadakbarista ini, para pelanggan bisa merasakan sensasi menjadi barista dadakan walaupun hanya sesaat. Pelanggan bisa memilih menyeduh kopi mereka dengan cara manual seperti membuat kopi tubruk, atau disaring dengan alat semacam French press, Vietnam Drip, atau V60 – metode saring yang sedang tren belakangan ini.

Ranah Kopi, kedai yang sudah beroperasi memasuki tahun keempat ini, tidak hanya menawarkan seduh manual. Pelanggan juga bisa membuat espresso shot, dengan mengoperasikan sendiri mesin espresso di kedai tersebut.

“Jadi yang kami tawarkan adalah experience. Pengalaman menggunakan alat-alat seduh yang tidak mereka miliki di rumah. Bahkan pengalaman menggunakan mesin espresso. Pengalaman menjadi barista. Tidak hanya sekedar menawarkan kopinya,” tandasnya pengusaha yang juga blogger dan penulis buku ini.

“Nah tertarik menimba pengalaman baru sebagai barista dan bertemu dengan komunitas pecinta kopi ? Jangan sampai terlewat event #mendadakbarista ini. Kunjungi kedai Ranah Kopi pada tanggal pelaksanaan tersebut,” tantang Muadzin Jihad.(Hilda Ansariah Sabri).

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here