Atap Terminal 3 Ultimate Bandara Soetta Ambruk

0
836
Atap Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta ambrol

TANGERANG, test.test.bisniswisata.co.id: Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang beroperasi 9 Agustus 2016, ternyata masih banyak menyimpan kekurangan bahkan kerap mendapat masalah. Pertama banjir menggenangi, kini atap di ruangan Officer in Charge (OIC) Terminal 3 Bandara baru senilai Rp 7 Triliun, ambruk. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (18/9) malam. Untungnya, peristiwa ini tidak sampai mengakibatkan korban jiwa dan operasional Terminal 3 masih dapat berjalan tanpa gangguan.

“Rencananya akan diperluas, namun saat dibobok, plafon malah roboh. Untungnya, tidak ada korban yang luka. Ini hanya kesalahan teknis saja,” jelas Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Suriawan Wakan, Senin (19/09/2016).

Ruangan OIC ini, sambung dia, menjadi tempat untuk pengaduan publik. Luasnya sekitar 20 meter persegi. Rencananya akan diperluas, malah platfonnya ambrol. Operasional Terminal 3 pun berjalan tanpa gangguan.

Senada, Head of Corporate Secretary and Legal PT Angkasa Pura II, Agus Haryadi, mengatakan bahwa peristiwa ambruknya atap di ruangan OIC Terminal 3 diduga karena kesalahan pekerja yang sedang melakukan renovasi. “Kejadiannya sekitar pukul 18.50 WIB. Rencananya, plafon mau diturunkan dan menggabungkan dua ruangan menjadi satu. Di sana, ada pekerja bangunan yang seharusnya terlebih dulu menurunkan plafon,” jelasnya.

Pekerja bangunan tersebut mengaku sudah memasang penyangga pada plafon yang akan dibongkar. Namun, karena tidak kuat menahan beban, plafon ruangan tersebut akhirnya roboh. “Plafon itu roboh karena ada kesalahan teknis pada pekerja yang sedang melakukan renovasi, bukan karena faktor kesalahan konstruksi,” imbuh Agus.

Meski begitu, jajaran Polres Bandara Soetta segera mendatangi lokasi terkait permasalahan ini. Tempat kejadian atap ambruk ini pun langsung dipasangi police line. “Memang, langsung ada yang lapor petugas untuk keamanan. Sejauh ini, tidak ada masalah dan bisa segera kami perbaiki,” sambung Suriawan.

Kendati demikian jajaran Polres Bandara Soetta segera menyambangi lokasi terkait permasalahan ini. Tempat kejadian perkara atap yang ambruk itu pun langsung dipasang police line. “Langsung ada yang lapor petugas untuk keamanan. Untuk sejauh ini tak ada masalah dan segera kami perbaiki” katanya.

Sebelum peristiwa ini, Terminal 3 sempat tergenang banjir akibat hujan deras yang mengguyur di area bandara pada beberapa waktu lalu. Saluran yang tersumbat disebut menjadi penyebab air tidak dapat mengalir dengan lancar. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.