Astindo Fair 2017 Bidik Transaksi Rp200 Miliar

0
561

Menpar Arif Yahya saat mengunjungi area pameran Astindo Fair 2017 yang diisi oleh Badan Pariwisata mancanegara.

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Asosiasi Pengusaha Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (Astindo) menargetkan angka pengunjung hingga 150 ribu orang. Adapun, untuk target transaksi, dicanangkan sebesar Rp200 miliar. Target itu dicapai dari menggelar pameran wisata terbesar di Tanah Air, Astindo Fair 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Jumat (24/3) – Minggu (26/3).

“Target itu didasarkan pada perolehan penjualan tiket rute domestik dan internasional serta paket-paket wisata. Angka itu juga lebih tinggi 25% dari tahun sebelumnya,” ujar Ketua Umum Astindo Elly Hutabarat, disela-sela pembukaan Astindo Fair di JCC, Jakarta Jumat (24/3).

Pameran wisata didukung oleh 16 maskapai penerbangan baik dari dalam dan luar negeri seperti Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, New Zealand, All Nippon Airlines, Cathay Pacific, China Airlines, Emirates, Etihad Airways, Eva Air, Nam Air, Qantas Airways, Qatar Airways, Singapore Airlines dan Thai Airways. “Semuanya menawarkan harga tiket penerbangan terbaik kepada seluruh pengunjung dengan beragam pilihan destinasi populer domestik dan mancanegara,” tutur Elly.

Tidak hanya menawarkan promo dengan harga menarik, perusahaan-perusahaan, baik maskapai penerbangan ataupun badan promosi pariwisata, juga memberikan edukasi serta informasi kepada para pengunjung terkait tren dan perilaku wisata yang terjadi pada saat ini, tambahnya.

Dijelaskan sejak penyelenggaraan ASTINDO Fair pertama kali tahun 2011, industri pariwisata mengalami perkembangan cukup pesat. Diantaranya destinasi yang semakin beragam, obyek pariwisata dan sarana pendukungnya, serta pertumbuhan hotel dan resort, airlines, cruise line, dan lain-lain yang mampu menarik pengunjung datang ke ASTINDO Fair.

“Bersama-sama stakeholder, kami secara kontinyu menyelenggarakan ASTINDO Fair dan berkomitmen agar menjadi ajang pameran wisata yang terdepan dan terlengkap di Indonesia, sehingga mampu menjadi referensi terbaik bagi masyarakat di Indonesia, dalam merencanakan perjalanan wisatanya baik domestik maupun internasional,” ucapnya/

Juga, sambung dia, mampu mengakomodasi kebutuhan pelaku industri pariwisata dan semakin banyak menampilkan destinasi wisata internasional dan domestik serta mendukung kemajuan industri pariwisata di Indonesia karena Indonesia memiliki aset pariwisata yang sangat potensial.

ASTINDO Fair ketujuh memiliki area pameran dua kali lebih luas dibanding tahun lalu. “Perluasan lahan pameran ini dimaksudkan untuk mengakomodir lebih banyak pelaku industri pariwisata dan pendukungnya serta badan promosi pariwisata internasional dan domestik yang menjadi peserta pameran (exhibitor),” tambah Elly.

Menpar Arief Yahya dan para tokoh pariwisata dan sponsor termasuk Dirut Garuda Arif Wibowo, Direktur Angkutan Udara Kemenhub Maryati Karma dan Meity Robot, salah satu pendiri Astindo ( foto-foto: Hilda Ansariah Sabri)

Ketua Panitia Pelaksana ASTINDO Fair 2017, Rudiana, menambahkan, lahan pameran ASTINDO Fair 2017 di Jakarta Convention Center seluas 11.463 sqm yang berada di Plenary & Assembly Hall diisi oleh 150booth. “Tahun ini kami menargetkan jumlah pengunjung ASTINDO Fair di Jakarta sebanyak 150.000 orang selama tiga hari penyelenggaraannya, dengan transaksi penjualan (sales volume) sekitar 175 milyar sampai dengan 200 milyar atau naik sekitar 25% dibanding tahun lalu. Nilai transaksi ini diperoleh dari penjualan tiket (ticket issued) rute internasional dan domestik serta paket-paket wisata,” papar Rudiana.

Selama ASTINDO Fair, sejumlah badan promosi pariwisata (NTO) internasional dan domestik juga hadir untuk mempromosikan dan memberikan informasi terbaru tentang destinasi pariwisatanya kepada seluruh pengunjung ASTINDO Fair. Badan promosi pariwisata (NTO) internasional diantaranya Guilin, India, Jepang, Korea, Macau, Philippines, Yordania, San Marino, Sarawak, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Turki, dan lain-lain. Sedangkan domestik diantaranya, Soppeng (Sulawesi Selatan), Takalar, Keraton Kasepuhan Cirebon, Tanjung Lesung, Banyuwangi, Nusa Tenggara Barat, dan lain-lain.

“Selama pameran tiga hari, pengunjung ASTINDO Fair juga dapat membeli paket liburan, paket khusus dan tiket penerbangan dengan harga promosi sesuai dengan destinasi pilihan masing-masing, dan mendapatkan referensi liburan hemat,” sambungnya. (endy)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.