Aryaduta Hotel Lakukan Transformasi Berani

0
566
Aryaduta hotel Medan

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Aryaduta Hotel Group, kini tengah mengambil langkah transformasi yang berani. Termasuk dalam transformasi ini, berupa corporate rebranding dan renovasi korporat dari sembilan hotel yang dimiliki Aryaduta. Selain itu, dalam 18 bulan ke depan Aryaduta Hotel Group menyiapkan lima hotel dan dua lifestyle club untuk semakin mengembangkan portofolio mereka, dengan rencana pengembangan kelompok usaha lainnya di masa mendatang.

Untuk memimpin proses transformasi ini, Aryaduta telah menunjuk hotelier terkemuka dunia, Anthony Ross. Pria asal Melbourne ini, cukup disegani kalangan industri perhotelan. Sebelum bergabung dengan Aryaduta, Anthony menjabat posisi Executive Vice President kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika dari kelompok Preferred Hotels & Resorts.

“Saya senang dapat bertugas di Indonesia untuk Lippo Group karena mereka siap dengan komitmen untuk berinvestasi dalam industri perhotelan agar dapat memimpin dalam industri ini, sebagaimana mereka memimpin dalam sektor kesehatan/industri rumah sakit, mal dan properti,” ujar Anthony, dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (22/11/2016).

Transformasi besar-besaran ini, seperti menulis ulang standar layanan dan produk, termasuk dalam hal pengoperasian, konsep F&B, dan implementasi sistem manajemen paperless dan berbasis cloud. “Saya semakin bersemangat dengan tugas ini karena memiliki tim eksekutif yang kuat, misalnya dengan adanya Sunil Ithikatt sebagai CFO, dan Dorinda Chua di posisi VP Sales and Marketing. Selain itu, di posisi VP Human Resources, ada Jahja, yang bergabung dari tim perekrutan dan pengembangan di Lippo Karawaci,” kata Anthoy.

Berasal dari India dan kini berkewarganegaraan Amerika Serikat, Sunil berkarir selama 20 tahun bersama Marriott International di Amerika Serikat, Eropa dan Asia. Posisi terakhirnya adalah sebagai Senior Director for Finance Operations for International Hotels di kantor pusat Marriott.

Dorinda lahir di Jakarta namun pindah ke Selandia Baru semasa muda. Beliau adalah Assistant Vice President for Global Sales di Dusit International. Beliau juga pernah mengemban tugas dan posisi sebagai Director of Sales and Marketing untuk kawasan Asia Pasifik untuk Starwood, kemudian untuk Marriott.

Mengemban posisi sebagai Group Director of Operations, Sebastian Goldmann, yang berkewarganegaraan Jerman, mengasah keahliannya selama lebih dari 10 tahun di posisi manajemen hotel di Indonesia, Tiongkok dan Timur Tengah.

Anggota tim eksekutif lainnya adalah Robert Cunningham yang menjabat sebagai Group Director of Food and Beverage, yang siap menggunakan pengalamannya untuk menawarkan konsep kuliner yang istimewa. Robert Cunningham sendiri memiliki pengalaman sebagai executive chef di restoran-restoran mewah dari Sydney hingga London. Beberapa restoran di mana pria berkebangsaan Australia ini pernah bekerja adalah, Zest di Sydney, Rive di Melbourne, dan East Hotel di Beijing.

Anthony menjelaskan, Aryaduta adalah salah satu nama yang ikonik dalam industri perhotelan di Indonesia sekitar satu generasi yang lalu. Menurutnya, inti dari transformasi ini adalah untuk mengembalikan posisi Aryaduta sebagai salah satu penyedia layanan hospitality yang spesial dan menginspirasi di Indonesia dan di luar Indonesia.

“Kami siap melakukannya dengan menawarkan konsep yang beragam dan menghibur, yang kami desain untuk Generasi Y dan untuk kelompok demografis pelancong masa kini, di mana batasan antara bisnis dan bersenang-senang semakin tipis,” jelas Anthony.

“Jadi, dengan ide seperti ini dan digabungkan dengan konsep klasik-kontemporer ala Indonesia, Anda akan melihat new Aryaduta. Selain itu, kami juga punya kejutan berupa peluncuran brand hotel baru yang segera akan kami umumkan,” tambahnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.