Arief Yahya: Pencapaian Target 2015 Modal Kuat dalam Mencapai Target 2016

0
1215
Menpar Arief Yahya pada acara Rakornas Pariwisata 2015 di Jakarta, Kamis (29/10/15). Foto. Puskompublik Kemenparekraf

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Pariwisata menjadi leading sector karena kontribusinya terhadap PDB nasional yang besar, terbesar dalam menghasilkan devisa negara, serta menciptakan lapangan kerja yang luas.

Sektor pariwisata tahun 2019 harus dapat memberikan kontribusi pada PDB Nasional sebesar 8%, devisa yang dihasilkan sebesar Rp240 triliun, menciptakan lapangan kerja di bidang pariwisata sebanyak 13 juta orang, target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 20 juta wisman dan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 275 juta, serta indesk daya saing pariwisata Indonesia berada di ranking 30 dunia.

Dalam rangka mewujudkan pencapaian target pembangunan kepariwisataan dalam jangka pendek 2016 dan jangka panjang 2019, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata selama dua hari (29-30/10/15) di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Utara.

Rapat yang diikuti oleh 300 peserta yang dibuka Menko Bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli dihadiri asosiasi, lembaga pendidikan, ratusan pejabat eselon 1 dan 2, serta mengangkat tema “Sinergitas Pencapaian Wisatawan Tahun 2016; 12 Juta Wisman dan 260 Juta Wisnus” ini membahas sejumlah isu menarik, antara lain; kebijakan dan strategi akselerasi pencapaian sasaran tahun 2016 dan konsolidasi penyatuan langkah akselerasi pencapaian sasaran 2016.

“Tahun ini kontribusi pariwisata terhadap PDB Nasional diproyeksikan sebesar 4%, devisa yang dihasilkan sekitar Rp155 triliun, sedangkan lapangan kerja yang diciptakan sebanyak 11,3 juta,” ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Sementara menurutnya, angka indek daya saing naik signifikan 20 poin menjadi ranking 50 dari 141 negara. “Mudah-mudahan di akhir tahun ini target wisman sebanyak 10 juta akan terlampaui dan wisnus yang melakukan perjalanan mencapai 255 juta,” ungkapnya.

Menpar mengatakan, “Pencapaian target 2015 menjadi modal kuat dalam mencapai target tahun depan 2016 yang semakin pentuh tantangan antara lain karena pengaruh situasi ekonomi global yang tidak menentu”.

Oleh karena itu menurut Arief dalam menghadapi tantangan tersebut diperlukan gagasan dan langkah terobosan yang sinergis dan terpadu dalam mewujudkan pencapaian target dalam jangka pendek 2016 maupun jangka panjang 2019.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam jangka pendek tahun 2016 target pariwisata diproyeksikan akan memberikan kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 5%, devisa yang dihasilkan sebanyak Rp172 triliun, dan penciptaan lapangan kerja sebanyak 11,7 juta tenaga kerja, serta kunjungan wisman sebesar 12 juta wisman dan pergerakan wisnus sebanyak 260 juta. (evi)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.