Arief Yahya: Diperlukan Terobosan untuk Mencapai Target Jangka Pendek 2016

0
457
Menpar Arief Yahya bersama Menko Bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli pada acara Rakornas Pariwisata 2015 di Jakarta, Kamis (29/10/15).

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Dalam jangka pendek tahun 2016 target pariwisata diproyeksikan akan memberikan kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 5%, devisa yang dihasilkan sebanyak Rp172 triliun, dan penciptaan lapangan kerja sebanyak 11,7 juta tenaga kerja, serta kunjungan wisman sebesar 12 juta wisman dan pergerakan wisnus sebanyak 260 juta.

Untuk mencapai target jangka pendek 2016 dan jangka panjang 2019 diperlukan terobosan dalam regulasi. Sebagai langkah terobosan pemerintah telah melakukan deregulasi bidang pariwisata dengan memperbanyak pemberian Bebas Visa Kunjungan (BVS) dari semulai 15 negara, tahun ini menjadi 90 negara.

“Dengan kebijakan BVK ini kita proyeksikan tahun 2016 kunjungan wisman akan meningkat satu juta wisman dengan devisa sebesa 1 miliar US$ 1 miliar,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya pada acara Rakornas Pariwisata di Jakarta, Kamis (29/10/15).

Terobosan lain sebagai deregulasi pariwisata menurutnya penghapusan ketentuan Clearance Approval for Indonesia Teritory (CAIT) yang akan meningkatkan jumlah kunjungan perahu pesiar (yach) ke Indonesia.

“Diproyeksikan dalam lima tahun ke depan jumlah kunjungan yach akan mencapai 5.000 perahu pesiar dengan perolehan devisa sebesar US$ 500 juta,” ungkapnya.

Begitu pula deregulasi terhadap azas cabotage untuk cruise atau kapa pesiar asing, dengan membolehkan penumpang naik turun di lima pelabuhan di Indonesia, yakni Belawan (Medan), Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya), Benoa (Bali0, dan Soekarno-Hatta ( Makassar), akan mendorong naiknya kunjungan wisman kapal pesiar ke Indonesia.

Diproyeksikan tahun 2019 jumlah kunjungan cruise asing ke Indonesia mencapai 1.000 kapal pesiar dengan devisa mencapai US$ 300 juta. (evi)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.