26-28 Maret 2015, Apklindo gelar Expo Clean & Expo Laundry di JIE Kemayoran

0
1472
HM Shiddiq SP, Ketua Asosiasi Klining Service Indonesia (ke dua dari kiri) bersama Teddy Halim, Wasono Raharjo, Ketua Asosiasi Profesi Laundry Indonesia (APLI) dan Roland Staehler, Managing Director Kaercher memperlihatkan brosur kegiatan pada kalangan pers saat jumpa pers.

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Indonesia  mampu menyelenggarakan pameran dagang internasional di bidang jasa pembersihan (Cleaning) dan pencucian (Laundry) lewat penyelenggaraan Clean & Laundry Expo 2015 pada 26-28 Maret mendatang di Jakarta International Expo, Kemayoran.

“Pengakuan ini datang dari peserta asing yang merasakan puas sebagai peserta kegiatan pameran ini tahun lalu di tempat yang sama karena itu kami menjadikan trade show ini sebagai acara tahunan dan ajang edukasi dan peluang bisnis,” kata HM Shiddiq SP, Ketua Asosiasi Klining Service Indonesia (Apklindo), hari ini.

Menurut dia, kegiatan Clean dan Laundry Expo pertama tahun 2014 bekerjasama dengan Asosiasi Profesi Laundry Indonesia (APLI) berjalan sukses dengan pelaksana  dipercayakan pada Teddy Halim, Direktur PT Media Artha Sentosa.

“Tahun lalu sedikitnya ada 100 peserta dari 12 negara dengan jumlah pengunjung mencapai 4000 orang selama tiga hari pameran. Tahun ini ada 150 peserta pameran yang berasal dari dalam negri dan 16 negara. Pameran ini diharapkan akan menarik hingga 6000 pengunjung dari berbagai kalangan seperti pengelola gedung, hotel, sekolah, rumah sakit,” kata Teddy Halim, hari ini.

Menurut dia, Indonesia dinilai memiliki kemampuan, peluang dan pasar yang besar bagi jasa Clean dan Laundry. Tidak heran tahun ini peserta meningkat dan respon kalangan industri tinggi karena selain pameran dagang juga ada seminar-seminar untuk meningkatkan para professional mengenai bidang yang digelutinya ini.

Pada hari pertama, Apklindo misalnya, menggelar seminar dengan tema Green Cleaning = Green Business sementara di hari kedua Apli menbahas tema Industri Laundry Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 begitu juga di hari ketiga diisi dengan paparan Asosiasi Toilet Indonesia serta edukasi mengenai produk dari berbagai perusahaan.

“Bisnis jasa Klining Service perputaran uangnya besar mencapai triliunan rupiah dan bisnis berkembang keberbagai daerah karena itu para pelaku usaha juga antusias menantikan trade show ini karena selain ajang eduskasi, peluang bisnisnya juga masih sangat besar bagi industri kebersihan,” kata Shiddiq.

Ketua Asosiasi Profesi Laundry Indonesia (APLI), Wasono Raharjo mengatakan laundry industri padat karya dan padat modal. Seiring pertumbuhan kamar hotel budget, rumah sakit dan properti lainnya maka para pelaku industri memiliki banyak kesempatan melihat peralatan terbaru.

Para pelaku bisnis cleaning service dan laundry serta pengguna jasanya dapat bertukar informasi dan mendapat harga terbaik dalam pameran dagang ini, yang pada akhirnya akan menguntungkan konsumen.

Tahun ini pameran kembali diselenggarakan dengan Kehadiran Kaercher Indonesia sebagai principal partner Expo Clean. Roland Staehler, Managing Director Kaercher Indonesia, sebuah perusahaan terkemuka dunia dalam teknologi dan solusi kebersihan mengatakan trade show kedua ini sudah mampu mensejajarkan Indonesia sebagai penyelenggara event yang sama di Singapura dan Bangkok.

“ Bagi perusahaan kami adalah sebuah kehormatan bagi kami untuk dapat menjadi principal partner bagi Expo Clean yang memberi peluang bagi kami untuk memperkenalkan berbagai standar dan teknologi kebersihan yang belum masuk ke Indonesia.”

Khusus untuk bisnis hospitality industri seperti hotel, restoran, ritel, rumah sakit, pihaknya banyak menawarkan solusi produk yang beragam bahkan seikitnya ada 50 item yang sangat dibutuhkan untuk mendukung bisnis mereka, tambahnya.

Direktur Utama PT Freshkindo Graha Solusi Tommy G. Hardjana yang merangkap Sekjen  Apklindo menambahkan melalui trade show ini para pelaku bisnis berkesempatan berdiskusi untuk mencarikan solusi teknologi yang lebih efektif dan efisien.

Hampir semua peserta yang sudah pernah berpartisipasi dalam Expo Clean dan Expo Laundry 2014 kembali mengikuti pameran di tahun 2015 ini. Pada pameran laundry, hampir semua pemain kelas dunia untuk tekonologi mesin hadir seperti Kannegiesser, Jensen, Milnor, Image, Electrolux, Primus, Unimac, Girbau, dan Sailstar. Pemain dunia untuk layanan, dan bahan kimia seperti Ecolab, Sealed Air Diversey, Seitz, iClean juga hadir lagi.

Tommy mengatakan gedung properti, perkantoran, rumah sakit, hotel, industri garmen/tekstil, dan kawasan industri memerlukan jasa pembersihan (cleaning) dan pencucian (laundry ) yang beromzet triliunan rupiah. Pengelolaannya harus profesional, gunakan teknologi, bahan baku, dan mesin yang baik dan tepat. (hildasabri@yahoo.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.