Antisipasi Teror, Destinasi Wisata Italia Siaga

0
913
Colosseum destinasi wisata di Italia paling banyak dikunjungi turis

MILAN, Bisniswisata.co.id: Teror di tempat wisata Barcelona pekan lalu, menyisakan trauma baik bagi wisatawan maupun warga lokal. Menindaklanjuti insiden dan mengantisipasi teror, pemerintah Italia memutuskan memasang sejumlah pembatas atau pengaman jalan di tempat-tempat wisata terkenal di Italia.

Dilansir dari The Independent, Selasa (22/08/2017) sejumlah lokasi wisata utama di Milan, Roma, Bologna dan Turin meningkatkan keamanan di area pejalan kaki. Meski Italia tak mengalami banyak kerugian akibat teror, tapi teroris berkali-kali memperingatkan karena negara ini masuk dalam ‘daftar’ mereka.

Milan dikabarkan telah siaga dengan tembok pengaman yang terpasang saat akhir pekan di jalan menuju lokasi wisata termasuk katedral. Selain itu juga jalan menuju Galleria Vittorio Emanuele, sebuah anjungan perbelanjaan abad 19 yang menakjubkan.

Sedangkan Bologna dan Turin menempatkan tempok keamanan untuk memisahkan kendaraan dan area pejalan kaki saat akhir pekan. Di Bologna, keamanan diperketat di sekitar Basilika San Petronio. Gereja ini jadi target aksi jihad karena ia memiliki karya seniman Giovanni da Modena dari abad 15 yang menggambarkan Nabi Muhammad yang disiksa iblis.

Jalanan di pusat kota Palermo juga punya barikade penjagaan baru dan wali kota Florence juga memikirkan rencana yang sama. Di Genoa dan Naples, patroli polisi semakin ditingkatkan.

Pada Minggu, media Italia melaporkan bahwa blokade terpusat ini akan melindungi pintu masuk menuju Via del Corso, sebuah jalan pusat perbelanjaan Roma dan Via dei Fori Imperiali, yakni sebuah jalanan yang menghubungkan Piazza Venezia dan Colosseum.

Blokade juga terpasang di Via della Conconciliaciozone, sebuah jalanan utama menuju alun-alun St Peter. Terkait teror kemarin, menteri dalam negeri Italia, Marco Minniti mengatakan dirinya tak menyangka mobil van dapat melaju lancar ke La Ramblas di Barcelona. “Ini aneh tak ada pengamanan ekstra di lokasi yang padat turis dan perumahan,” katanya.

Italia menggalakkan strategi anti teror dalam beberapa waktu terakhir, termasuk menempatkan sekitar 6.000 petugas keamanan di jalanan. Upaya lainnya, pemerintah setempat juga meningkatkan pengamanan lainnya yang dianggap berpotensi bahaya. (*/TIC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.