Angkutan Udara Penyumbang Utama Inflasi Kota Malang

0
506
ilustrasi pesawat landing

MALANG, bisniswisata.co.id: Tarif angkuitan udara menjadi salah satu penyumbang utama inflasi di Kota Malang yang pada Desember 2016 mencapai 0,58%. Tingkat inflasi tahun kalender Desember 2016 sebesar 2,62 % dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Desember 2016 terhadap November 2016 ) sebesar 2,62%

Kepala Badan Pusat Statistik Kota Malang M. Sarjan mengatakan dari tujuh kelompok pengeluaran, 5 kelompok mengalami inflasi dan 2 kelompok pengeluaran mengalami deflasi, yaitu kelompok bahan makanan 0,25%, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,07 %; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,02%; kelompok sandang -0,90%; kelompok kesehatan 0,17%; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga -0,04%; dan kelompok transportadi, komunikasi, dan jasa keuangan 2,97%.

“Sepuluh komoditas teratas yang mengalami kenaikan harga pada Desember 2016, yakni aAngkutan udara, telur ayam ras, bensin, daging ayam ras, cabai rawit, tarip pulsa ponsel, mujair, besi beton, wortel, dan kembang kol,” ujarnya di Malang, Selasa (3/1/2017).

Sedangkan sepuluh komoditas terbesar yang mengalami penurunan harga pada Desember 2016, yakni cabai merah, bawang merah, emas perhiasan, apel, semen, pisang, tongkol pindang, , mesin cuci, kentang, dan melon. Sepuluh komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya inflasi di sepanjang tahun 2016 adalah biaya akademi/ perguruan tinggi, bawang putih, kontrak rumah, bawang merah, rokok kretek filter, cabai rawit, emas perhiasan, gula pasir, minyak goreng, ongkos pemeliharaan.

“Sepuluh komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya deflasi di sepanjang 2016 adalah bensin, semen, beras, telepon seluler, telur ayam ras, daging ayam ras, keramik, solar, angkutan antar kota, dan tongkol pindang,” ucapnya.

Beberapa komoditas bahan makanan mengalami penurunan harga seperti daging ayam ras, kentang, telur ayam ras karena permintaan sudah mulai normal kembali dibanding bulan kemarin banyak masyarakat yang mempunyai hajat. Harga emas perhiasan juga mengalami penurunan, sehingga menyebabkan kelompok sandang mengalami deflasi -0,005% dan menjadikan kota Malang inflasi sebesar 0,58%.

Meningkatnya produksi semen nasional yang lebih tinggi dibandingkan permintaan pasar dan makin ketatnya persaingan industri semen, mengakibatkan turunnya harga semen di pasaran dan menyebabkan kelompok perumahan, listrik, gas dan bahan bakar mengalami inflasi 0.46 %, karena disumbang oleh kenaikan tarif listrik yang mulai diberlakukan lagi

Penyebab terjadinya inflasi bulan Desember 2016 adalah naiknya indeks harga konsumen secara umum. Dari tujuh kelompok pengeluaran, 5 kelompok mengalami inflasi dan dua kelompok pengeluaran mengalami deflasi, yaitu kelompok bahan makanan 0,25%; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,07%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,02%; kelompok sandang-0,90%; kelompok kesehatan 0,17 %; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga -0,04%; dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 2,97%..

Kelompok komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi pada Desember 2016, yakni kelompok bahan makanan 0,3008 %, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,0116%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,1139%; kelompok sandang -0,005%, kelompok kesehatan 0,0055%, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,0000 %; dan kelompok transportasi, komunikasi,dan jasa keuangan 0,0183%.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jaka Setyawan mengatakan relatif rendahnya angka inflasi pada Desember 2016 dan sepanjang tahun lalu karena faktor produksi bahan pangan relatif bagus, terutama beras. Pola distribusi pangan juga bagus sehingga dapat menghilangkan, setidaknya mengurangi ekonomi biaya tinggi yang berdampak pada tingginya harga komoditas pangan. (*/NDY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.