Anggaran Jalan Menuju Wisata Toraja Rendah, Legislator Marah

0
1616

MAKASSAR, test.test.bisniswisata.co.id: Jalan menuju destinasi wisata Toraja sangat memprihatinkan. Lebih memprihatinkan lagi, anggaran infrastruktur jalan masih sangat rendah. Bina Marga Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) hanya menganggarkan Rp 700 juta dari total Rp 360 miliar anggaran infrastruktur jalan di Sulsel.

Rendahnya anggaran itu, membuat legislator Partai Nasdem Sulsel, Pendi Bangadatu (36), mengaku sangat geram dengan sikap Pemprov Sulsel yang tidak adil mendistribusikan anggaran perbaikan infrastruktur di RAPBD 2015.

“Sesuai hitungan saya presentasinya hanya 0,1 persen dari total anggaran. Itu sangat tidak rasional. Tidak becus ini pemprov,” kata Pendi anggota Komisi D DPRD Sulsel dengan nada tinggi.

Sejumlah ruas jalan di Tana Toraja dan Toraja Utara sangat memprihatinkan. Seperti jalan poros Luwu-Rantepao yang memiliki tingkat kerusakan yang sangat parah. Padahal di sekitar jalan tersebut ada lokasi wisata yang sering dikunjungi turis dari mancanegara. “Pak Gubernur selalu bicara angka soal pembangunan. Saya khawatir SKPD tidak mampu mengikuti ritme gubenur,” tambahnya seperti diunduh laman Tribunnews, Jumat (19/12/2014).

Anggota komisi D DPRD Sulsel lainnya, Selle KS Dalle (42), mendukung pernyataan Pendi. Selle mendesak agar Dinas Bina Marga dapat melakukan pemetaaan ulang dan identifikasi jalan kabupaten yang strategis untuk bisa lebih diprioritaskan, kalau perlu diusulkan menjadi jalan negara.

“Toraja dan Toraja Utara minim jalan negara dan provinsi. Padahal Toraja masuk kategori kawasan yang wisata paling strategis,” kata Ketua Fraksi Demokrat Sulsel ini.

Tak bisa dipungkiri, keunikan dan keindahan Toraja tak kalah dengan Bali. Sampai-sampai mantan Presiden Soeharto pada tahun 1970-an menyebut Toraja sebagai destinasi wisata populer setelah Bali. Sebelum krisis moneter melanda Indonesia, nama Toraja begitu dikenal wisatawan, khususnya wisatawan Eropa sehingga kunjungan turis selalu bertambah ke wilayah ini.

Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung menjelaskan selain wisata budaya, juga ada wisata alam dan wisata religi. Pemkab Tana Toraja juga berencana membangun patung Yesus Kristus tertinggi di dunia. Patung raksasa itu akan dibangun setinggi 40 meter di Bukit Burake. Nantinya tinggi patung bakal mengalahkan patung Christ the Redeemer di Rio de Janeiro, Brasil.

Namun jarak Makassar-Toraja yang cukup jauh — sekitar 8 jam perjalanan lewat darat — membuat Toraja hanya benar-benar dikunjungi oleh wisatawan yang berminat mengetahui lebih mendalam budaya dan adat istiadat Toraja.

Sebenarnya, Tana Toraja memiliki bandara perintis Pongtiku dengan landasan sepanjang 900 meter. Namun penerbangan hanya berlangsung setiap Senin dengan sekali penerbangan dari dan ke Makassar. “Saat ini kami sedang merencanakan membangun bandara baru dengan landasan sepanjang 1.900 meter. Sekarang dalam tahap pembebasan lahan,” katanya sambil berharap investor mau menanamkan modalnya dalam pembangunan sarana akomodasi di Toraja

Bupati juga menyadari, Tana Toraja tidak hanya fokus pada wisata budaya dengan mengandalkan keunikan tradisi Toraja dengan rumah adat dan acara budaya namun juga mulai mengembangkan wisata lainnya seperti wisata agro. Caranya dengan mengajak wisatawan memasuki kebun kopi saat mereka menuju Pango-pango, lokasi sejuk di pegunungan. Dari puncak bukit ini, wisatawan akan melihat pemandangan Kota Makale.

“Saya menginginkan warga Toraja hidup sejahtera dari sektor pariwisata. Saya kejar pembangunan infrastuktur. Pango-pango saya buka dengan melebarkan jalan dan menambah jumlah restoran. Tahun 2016 saya targetkan jalan-jalan tersebut sudah lebar semua,” katanya.

Selain itu, lanjut Theofilus, wisatawan yang datang ke Toraja menginginkan suvenir khas Toraja dan kuliner. “Tahun 2015 saya akan bangun gedung suvenir sehingga memudahkan wisatawan mencari produk dan makanan khas Toraja,” tambahnya. ****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.