Akulturasi, Karya Monumental Lulusan LaSalle College

0
1150

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Hasil perjalanan penelitian busana peranakan di Semarang, Pekalongan dan Lasem Jawa Tengah ternyata memberikan nilai positif bagi siswa LaSalle College Jakarta. Nilai itu menghasilkan rancangan busana bagi 58 lulusan Fashion Desain. Dan Jumat (17/4/201) malam, hasil karya mereka ditampilkan dalam fashion show bertajuk “Akulturasi” di The Hall, Senayan City, Jakarta.

“Ini karya yang monumental bagi lulusan kami. Karena benar-benar mengangkat budaya peranakan yang sudah berabad-abad yang tumbuh dan berkembang di Indonesia, terutama di wilayah Pantura Pulau Jawa. Dan budaya ini memberikan inspirasi yang luar biasa bagi dunia fashion Desainer lulusan kami,” papar Mario Poulin selaku Country Director of LaSalle College International dalam konferensi pers di Senayan City, Jakarta.

Dijelaskan, tema Akulturasi terinspirasi oleh proses perubahan budaya dan psikologi yang menyebabkan penggabungan dua budaya serta kekayaan warisan budaya Indonesia. Ini merupakan keindahan asimilasi antara kebuadayaan Jawa dan China, yang tertuang dalam interaksi peranakan.

Karena itu, lanjut dia, Tahun ini LaSalle College Jakarta menampilkan mahakarya desainer muda yang baru lulus menempuh pelajar fashion desain yang diselesaikan dalam waktu 2 tahun penuh-waktu atau 3 tahun studi paruh waktu.

Hariyadi Sukamdani, Presiden Director PT Indotex LaSalle College International menambahkan fashion desain di Indonesia mengalami kemajuan yang sangat baik. Mengingat, generasi muda kini banyak yang menerjuni fashion desain bahkan kini bermunculan fashion festival di daerah-daerah seperti Jember Fashion Carnaval, Solo Batik Carnival dan lainnya.

“Ini menunjukkan kemajuan yang luar biasa di dunia fashion desainer. Dan dunia ini adalah dunia kreatif yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari dunia pariwisata. Karena dengaan fashion carnaval akan banyak wisatawan lokal, nasional maupun internasional yang datang,” lontarnya.

Selain itu, sambung Hariyadi, Indonesia memiliki kain batik yang namanya sudah mendunia. Batik itu memiliki banyak motif seperti ikat, lurik, tapis dan lainnya yang tentunya butuh pengembangan kreatifitas sehingga menjadi fashion desain yang lebih baik lagi.

LaSalle College Jakarta, lembaga pendidikan desain asal Canada kini membuka program pendidikan Fashion Desain, Fashion Business, Artistic Make Up, Interior Design, Digital Media Design, dan photography. LaSalle College Jakarta yang berdiri di Jakarta sejak tahun 1997 hingga kini sudah meluluskan lebih dari 2.500 lulusan fashion Design, yang mayoritas usai lulus membuka usaha fashion Desaign sendiri. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here