Aktivitas Penerbangan di Bandara Jember Meluber

0
555
Bandara Notohadinegoro Jember (foto: Rimanews.com)

JEMBER, Bisniswisata.co.id: Kedatangan penumpang di Bandara Notohadinegoro Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalami peningkatan selama liburan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

“Aktivitas penerbangan di Bandara Notohadinegoro Jember meluber dan berjalan lancar selama liburan Natal dan tahun baru, bahkan ada kenaikan jumlah penumpang yang terbang dari Bandara Juanda Surabaya ke Bandara Notohadinegoro,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bandara Notohadinegoro Edy Purnomo di Kabupaten Jember, Senin (25/12/2017).

Menurut dia, jumlah penumpang di dua maskapai, baik Garuda Indonesia maupun Wings Air, mengalami peningkatan dari rute Surabaya-Jember. Namun, untuk rute Jember-Surabaya relatif stabil dan tidak ada lonjakan.

“Untuk kedatangan penumpang di Bandara Notohadinegoro Jember mengalami penaikan sekitar 20 hingga 25 persen, sedangkan keberangkatan dari Bandara Notohadinegoro menuju Bandara Juanda Surabaya cenderung tetap,” tuturnya.

Sejauh ini, lanjut dia, aktivitas penerbangan di bandara yang berada di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung beroperasi normal dan berjalan lancar sehingga tidak ada jadwal penerbangan yang batal akibat kendala teknis.

Sementara itu, Manajer Garuda Indonesia Area Jember Heru Joko Satria mengatakan bahwa jumlah penumpang pada saat menjelang liburan Natal mengalami peningkatan, yakni untuk rute Jember-Surabaya pada keberangkatan 15 s.d. 23 Desember 2017 tercatat keterisian kursi mencapai di atas 90 persen.

“Untuk keberangkatan 24 s.d. 25 Desember 2017 dari Bandara Notohadinegoro Jember menuju ke Bandara Juanda Surabaya masih normal berkisar 65 s.d. 70 persen dari jumlah kursi yang tersedia sebanyak 70 kursi,” katanya.

Jumlah penumpang pesawat Garuda Indonesia dengan rute Surabaya-Jember pada tanggal 15 s.d. 23 Desember 2017 mengalami peningkatan dengan keterisian kursi mencapai 100 persen seiring dengan liburan panjang akhir pekan yang bertepatan dengan libur Natal dan cuti bersama.

“Namun, jumlah penumpang kembali normal pada tanggal 24 s.d. 25 Desember 2017 dengan keterisian sekitar 60 s.d. 70 persen yang menuju ke Kabupaten Jember,” ujarnya. (WEO)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.