Akhir Februari 2017, Apron Baru Bandara Hang Nadim Beroperasi

0
824

BATAM, bisniswisata.co.id: Manajemen Bandara Internasional Hang Nadim Batam berharap apron baru 240×150 meter yang sudah dicek oleh Tim Kemenhub bisa digunakan akhir Februari 2017.

“Harapan kami akhir Februari ini sudah bisa digunakan. Tim Kemenhub sudah melakukan pencegekan untuk sertifikasi apron,” kata General Manager Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam Suwarso di Batam, Sabtu (11/2/2017).

Hal tersebut mengingat bahwa sebenarnya apron pada sisi kiri apron yang lama sudah selesai dikerjakan sejak akhir Desember 2016, namun hingga pekan kedua Februari belum bisa digunakan.

“Kami sangat membutuhkan apron itu mengingat sering kali khususnya saat sore pesawat yang mendarat harus antre di taxiway menunggu ada pesawat keluar dari apron untuk terbang. Saat ini tinggal menunggu sertifikat kelayakan dari Kemenhub, mudah-mudahan tidak butuh waktu lama,” kata dia.

Jika pesawat harus antre lama di taxiway, kemungkinan besar jadwal keberangkatan berikutnya setelah proses menurunkan dan menaikan penumpang juga terlambat.

“Pembangunan apron tersebut memang diharapkan sebagai solusi agar tidak ada lagi ada antrean di taxiway karena bisa menghambat jadwal penerbangan,” kata Suwarso.

Apron Bandara Internasional Hang Nadim yang saat ini sudah difungsikan sebenarnya sudah mampu menampung 13 pesawat jenis Boeing 737 atau Airbus A320 dalam waktu bersamaan.

Namun karena ada sejumlah pesawat tidak lagi aktif terbang terparkir pada kawasan apron, sehingga tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Sementara jumlah penerbangan terus bertambah setiap tahun. Saat ini setiap hari setidaknya Hang Nadim melayani 136 hingga 140 kali penerbangan.

Pada sore hari, jumlah penerbangan sangat padat sehingga dalam sekali waktu lebih dari 13 pesawat mendarat di Hang Nadim Batam sehingga sebagian harus antre masuk apron.

“Apalagi kalau ada penundaan jadwal penerbangan terjadi saat jam sibuk. Pesawat yang antre akan semakin banyak,” kata Suwarso. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.