AirAsia Niat Terbangi Labuan Bajo, Sayang Terbentur Kondisi Bandara

0
339
AirAsia

SINGAPURA, Bisniswisata.co.id: AirAsia berminat untuk terbang ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai salah satu destinasi pariwisata potensial selain Bali. Sayangnya, hingga kini masih terkendala kondisi Bandara.

“Kami ingin Labuan Bajo, landasan pacunya diperpanjang, Airbus 320 tidak bisa mendarat. Kita akan ke sana kalau landasan pacunya diperpanjang,” kata a CEO Air Asia Group Tony Fernandes dalam konferensi pers di Singapura, Kamis (16/11/2017).

Tony mengatakan pihaknya telah berbicara dengan Presiden Joko Widodo dalam KTT Asean di Manila, Filipina untuk lebih mendukung infrastruktur transportasi dalam menggenjot pariwisata. “Kalau pemerintah fokus mengembangkan wisata, enggak hanya Bali, tetapi Danau Toba, Labuan Bajo, pasti Indonesia akan menjadi negara yang luar biasa,” katanya.

Karena itu pula, lanjut dia, sektor pariwisata juga penting bagi maskapai untuk menciptakan pasar serta ke depannya akan membuka banyak peluang pekerjaan. “Wisatawan penting bagi maskapai dan kita juga butuh bandara untuk melayani,” katanya.

Saat ini, lanjut dia, AirAsia mengoperasikan 77 penerbangan ke lima destinasi di Indonesia, 140 penerbangan ke enam destinasi di Malaysia, 56 penerbangan ke tiga destinasi di Thailand dan tujuh penerbangan ke satu destinasi di Filipina.

Terkait program tahun 2018, Air Asia akan diperkuat tujuh pesawat baru pada tahun depan untuk menambah operasional, baik di Indonesia maupun untuk penerbangan luar negeri.”Kita rencana menambah lima pesawat tahun depan, tapi masih ada dua pesawat tahun ini yang tertunda, jadi total di tahun depan ada tujuh,” ungkapnya.

Tony mengatakan Air Asia akan menerbangkan pesawat-pesawat tersebut di rute-rute potensial, terutama yang membawa wisatawan, baik rute domestik maupun rute internasional. Dia menyatakan minatnya untuk menerbangi Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi yang dinilai potensial.

Namun, kata dia, saat ini belum memungkinkan karena infrastruktur sisi udara bandara yang dinilai belum memadai untuk jenia pesawat yang dioperasikan Air Asia, yaitu pesawat berbadan sedang Airbus A380. Untuk rute-rute internasional, saat ini pihaknya telah menerbangi Jakarta-Macau yang Agustus lalu diluncurkan, kemudian India dan Jepang. “Semuanya bagus, tingkat keterisian semua di atas 75 persen,” katanya.

Saat ini total seluruh pesawat yang dimiliki Air Asia Indonesia berjumlah 24 pesawat, rinciannya Air Asia Indonesia 14 unit Airbus A320-200, Air Asia X Indonesia dua unit Airbus A330-300 ditambah delapan unit Airbus A320-200. (RLS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.