Air Mancur, Ikon Pariwisata Baru Kendari Senilai Rp 40 Miliar

0
606
Wisata Alam Air Terjun Moramo Kendari (Foto: Go Wisata Ria)

KENDARI, bisniswisata.co.id: Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tengggara, tahun ini akan membangun air mancur dengan anggaran sebesar Rp 40 miliar. Air mancur itu akan dibangun di kawasan tambat labuh Kendari Beach bibir Teluk Kendari, bakal menjadu ikon pariwisata Kendari.

“Anggaran pembangunan air mancur itu bersumber dari APBD murni Kendari 2017,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kendari, Askar Mahmud, seperti dilansir laman Antara, Senin (09/01/2017).

Askar mengatakan, meskipun anggaranya sebesar itu tetapi tidak dikerjakan secara multi years atau tahun jamak. “Intinya proyek ini hanya dikerjakan setahun dan harus tuntas tahun ini,” tuturnya.

Menurutnya, progres pembangunan air mancur tersebut sudah selesai desainnya, selanjutnya akan dilakukan tender proyek. “Tender akan dilakukan kalau sudah dilantik pimpinan SKPD atau organisasi pemerintah daerah (OPD) yang baru. Setelah itu maka pekerjaan fisik sudah bisa dilakukan pada Februari,” katanya.

Air mancur tersebut akan menjadi ikon baru yang akan melengkapi sarana wisata di kawasan teluk Kendari. “Teluk Kendari ini akan kita tata menjadi wisata bahari terintegrasi yang akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung,” ucap Askar.

Warga Kendari, Asmudi, 33 tahun, mengapresiasi upaya pemkot Kendari untuk membangun sejumlah fasilitas di kawasan teluk Kendari. “Kalau air mancur itu bisa terwujud maka akan menjadi ikon baru dan membanggakan bagi warga Kendari,” katanya.

Ada lima destinasi wisata Kendari Sulawesi Tenggara wajib dikunjungi wisatawan, bahkan banyak dikenal para pelancong nusantara maupun macanegara karena banyaknya keindahan alam di tempat ini. Bahkan, ada banyak turis yang sengaja singgah ke Kendari, karena takjub seperti taman bawah lautnya.

01.Taman Laut Wakatobi

Destinasi yang satu ini tentu tidak asing di telinga anda. Banyak wisatawan yang mengidamkan untuk mengunjungi lokasi wisata yang satu ini di Sulawesi. Keindahan taman laut Wakatobi tidak bisa diragukan lagi. Selain menjadi primadona bagi penyelam dunia baik dari Indonesia atau Asing, pantai ini dilengkapi dengan pasir putihnya. Anda dapat berenang di laut Wakatobi dan saat senja, menikmati panorama matahari tenggelam. Untuk koleksi terumbu karang dan spesies ikan langka, Wakatobilah surga yang tepat.

02. Pantai Nambo

Pantai yang satu ini menjadi salah satu pantai terkenal di Kendari dengan letak sekitar 12 km saja dari Kota Kendari. Airnya masih jernih dan ada gradasi warna yang menyuguhkan pemandangan yang memukau. Ditambah lagi dengan tepian pantai yang berwarna putih yang langsung menyentuh pasirnya sedangkan di perairan dangkal, warna hijau muda tampak dan biru gelap untuk perairan yang lebih dalam. Ombaknya terbilang tenang dengan sejuknya semilir angin. Pohon di tepi pantai juga menambah kesejukan.

03.Benteng Keraton Buton

Tempat Wisata Kendari Sulawesi Tenggara Yang Wajib Dikunjungi berikutnya adalah Benteng Istana Buton yang sudah tercatat di Guinness Book of Records di tahun 2006 sebagai benteng terluas di dunia. Benteng ini tampak megah dan masih sangat bagus karena masih dijaga oleh masyarakat sekitar. Letak benteng ini di Kota Bau Bau dan melindungi kelurahan Melai dari ancaman luar. Konon, masyarakat disekitar benteng ini masih keturunan orang Buton sehingga wajib menjaga benteng tersebut. Jika ditotal, ada sekitar 52 meriam dengan 16 pos jaga. 12 pintu masuk dibangun megah. Adat pun masih dilestarikan seperti upacara kebudayaan di tempat ini.

04.Air terjun Moremo

Letaknya di hutan Suaka Alam Tanjung Paropa. Dari kota Kendari, dibutuhkan 60 km menuju lokasi ini dan anda harus menggunakan angkutan udara ke Tanjung Paropa. Air terjun bertingkat ini masih jernih dengan nuansa alami. Cocok bagi anda yang butuh ketenangan dan kenyamanan saat liburan.

05.Hutan Suaka Tanjung Paropa

Sebagai destinasi terakhir, hutan ini sangat terkenal dengan cadangan batu marmer terbesar di bumi. Bahkan anda dapat naik ke puncak tingkat tinggi karena batuan kapur di sekitar air terjun Moramo di hutan Paropa ini yang tidak licin. (*/END)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here