Ahok Manfaatkan Pokemon Go untuk Sarana Promosi Wisata

0
571

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Pokemon Go, aplikasi game berbasis android kini melanda kota besar dunia, termasuk Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) punya strategis khusus memanfaatkan booming Pokemon Go sebagai sarana untuk mempromosikan wisata Ibukota ke penjuru dunia.

“Kita nggak bisa lepas dengan era industri teknologi informasi, untuk itu bagaimana memanfaatkan era itu untuk memajukan pariwisata Jakarta. Kami jelas akan mempertimbangkan aplikasi untuk kerja sama. Ya tergantung orang, kalau orang mau ya boleh-boleh saja,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/7/2016).

Dalam akun facebokk Jakarta Smart City, mengimbau warga untuk mencari Pokemon di wisata Balai Kota dan Monas. Dalam imbauan itu dijelaskan wisata Balai Kota akan buka Sabtu-Minggu pukul 09.00-16.00 dan kawasan Monas buka pukul 24.00 di akhir pekan. Dalam poster juga disebutkan ada Pokestop dan Pokegym di Balai Kota dan Monas.

Mantan Bupati Belitung Timur mengakui game akan lebih baik jika dapat meningkatkan kunjungan warga ke taman rekreasi, tempat wisata, tempat sejarah. Sehingga wisatawan akan semakin tahu tentang destinasi wisata di Jakarta. “Lebih baik taruh (monster Pokemon) di taman-taman sebetulnya. Kunjungan taman juga jadi baik, kalau enggak taruh (monster Pokemon) banyak di Balai Kota juga boleh,” kata Basuki.

Namun, Ahok mengingatkan agar para gamer tetap waspada dan tidak bermain sembari berkendara. “Kita minta hati-hati orang jangan mengendarai main gituan, takut tabrakan aja. Lebih baik dia bisa taruh banyak posisi di taman-taman sebetulnya, kunjungan taman juga baik nanti. Kalau enggak, Balai Kota juga boleh kita taruh,” ujar Ahok.

Kepala UPT Jakarta Smart City, Setiaji mengungkapkan pihaknya memang sengaja mengikuti tren yang sedang berkembang. Monas dan Balai Kota, adalah dua tempat yang paling banyak pokemon. Kesempatan ini yang diambil oleh Jakarta Smart City untuk mempromosikan Monas dan Balai Kota. “Cuma kita harapkan tunggu pengumuman resminya. Diluncurkan minggu ini. Harapannya peserta juga bisa menggunakan tempat terbuka lainnya,” kata Setiaji.

Untuk memuluskan rencana ini, Setiaji mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak vendor perusahaan Google. Secara verbal keduanya sepakat untuk menambah Pokemon Gym yang bisa digunakan untuk battle antar sesama pokemon. “Kita sudah minta titik-titik khusus. Minggu depan kita minta waktu Google bicarain ini lagi. Kemudian bisa kami bicarakan juga dengan pihak Nintendo atau dengan Niantic,” tandas dia. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.