Ahok Disidang, Taman Margasatwa Ragunan Digembok

0
714
Petugas memberi makan Komodo saat libur pengunjung (Foto: http://beritadaerah.co.id)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Obyek wisata Taman Margasatwa Ragunan (TMR) ditutup sementara pada Selasa, 3 Januari 2017. Penutupan dilakukan untuk mengistirahatkan satwa-satwa yang ada di TMR setelah libur panjang akhir tahun, sekaligus sebagai pengganti libur harian yang terpakai di Tahun Baru 2017.

Disisi lain, Selasa, 3 Januari 2017, juga bertepatan sidang dugaan kasus penistaan agama digelar di Auditorium Kementan Ragunan Jakarta Selatan pada pukul 09.00 WIB, dengan agenda mendengarkan enam orang saksi. Sehingga diperkirakan akan menyedot massa dalam jumlah yang banyak, baik dari pendukung Ahok maupun anti Ahok. Adapun lokasi sidang itu berdekatan sekali dengan TMR.

Kepala Humas TMR Wahyudi Bambang mengatakan, pengelola TMR memohon maaf pada pengunjung TMR lantaran pada Selasa, 3 Januari 2017 esok, TMR terpaksa diliburkan. Bagi pengunjung yang hendak melihat satwa-satwa langka dan unik itu dipersilahkan kembali datang pada Rabu, 4 Januari 2017.

“Selasa besok ditutup. Libur itu sebagai ganti libur harian. Seharusnya, tiap pekan itu hari Senin TMR libur. Tak ada kaitannya kok dengan sidang ahok itu,” komentarnya.

Menurutnya, jadwal libur satwa rutin tiap pekan itu seharusnya pada hari Senin. Namun, karena masih dalam suasana libur Tahun Baru 2017 dan animo masyarakat masih tinggi, TMR pun dibuka pada hari Senin, (2/1/2017) ini.

Wahyudi menerangkan, selama libur, sekitar 2.025 satwa akan diberikan treatment khusus yang bertujuan menjaga satwa agar tidak stress, terlebih dengan banyaknya pengunjung yang terkadang iseng melempari satwa dengan kacang dan botol minuman.

“Saat libur kami lakukan perawatan khusus untuk satwa dan juga perbaikan fasilitas, dengan adanya banyak pengunjung mungkin pintu retak kami benahi,” tuturnya.

Naik 15 %

Kepala TMR, Dina Himawati mengatakan jumlah pengunjung tahun baru 2017 ini mengalami kenaikan sekitar 15 persen dibanding tahun baru 2016. Hari kedua tahun 2017 tercatat ada sekitar 84.000 orang yang berkunjung ke tempat konservasi seluar 140 hektare ini.

“Tahun baru 2016 itu sekitar 175 ribu pengunjung, sekarang naik sekitar hampir 15 persen atau 198 ribu pengunjung. Itu total dengan yang kemarin,” kata Dina, Senin (2/1).

Menurut Dita, meningkatnya jumlah pengunjung TMR membuktikan bahwa tempat wisata yang memiliki koleksi satwa 2.025 ekor dari 220 spesies ini masih menjadi destinasi favorit masyarakat saat musim liburan.

Terlebih saat ini, wahana Taman Satwa Anak dilengkapi outbond kecil. Cukup dengan merogoh kocek Rp 2.500, anak-anak bisa bermain sekaligus melatih motorik mereka. Ditambahkan Dina, target pengunjung di tahun 2016 periode Januari-Desember juga telah melebihi target yakni sekitar 5.200.000 pengunjung.

“Target tahunannya sekitar 5 juta pengunjung, tapi per 31 Desember 2016 sekarang sudah melampaui target sekitar 5.200.000 pengunjung,” ucap Dina.

Hari ini, sambung Dina, tercatat ada tiga anak lepas dari pengawasan keluarga mereka. Namun demikian, anak yang bersangkutan sudah kembali ke orang tua mereka masing-masing. “Setiap saat, paling telat satu jam sekali kami mengimbau pengunjung untuk hati-hati terhadap bawaannya dan anaknya,” tandas Dina. (*/BBS)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.