Ada-ada Aja Burger Hijau Dibungkus Daun Pisang

0
734

BANDUNG, bisniswisata.co.id: Siapa yang tidak mengenal makanan Burger? Makanan cepat saji ini rupanya tidak hanya bisa disajikan dengan cara yang itu-itu saja. Di kota Bandung, burger pun diolah sedemikian rupa, sehingga selain tampilannya lebih istimewa dan unik, rasanya pun dijamin berbeda dengan burger umumnya

Bagi anda penyuka burger pasti sudah tidak asing dengan burger merah dan hitam, namun pernahkah mencoba burger hijau beraroma pandan berbungkus daun pisang? Jika belum, and awajib menyambangi Kedai Maio Green Burger yang ada di kawasan Jalan Sultan Agung No. 13 kota Bandung.

Burger berwarna hijau ini dibuat dari sari pandan yang kemudian dipanggang dengan balutan daun pisang yang hasilnya, roti burger beraroma dan memiliki tekstur lembut. Selain unik karena memiliki warna hijau yang istimewa dari burger ini terletak pada mayonais yang digunakan.

Menurut salah satu pemilik Maio Green Burger, Andi Asmawi ciri khas dari burger ini adalah mayonais, patty, juga daging yang digunakan merupakan olahan tangan sendiri sehingga memiliki rasa yang khas.

“Awalnya coba-coba bikin burger warna hijau, terus melihat animo bagus ya dilanjut. Selain itu mayonais yang kita pakai juga memang handmade diaduk lama dengan tangan tanpa alat, jadi tekstur sama rasanya beda, ini yang jadi andalan kita,” ujar Andi seperti dilansir laman Sindonews.com, Senin (06/02/2017).

Rasa Asam yang tidak terlalu pekat juga tekstur mayonais yang tidak terlalu kental, menjadikan paduan mayonais dan green burger memiliki rasa yang pas dan khas, sensasi asam yang segar juga menghilangkan rasa enek ketika menyantapnya burger pada umumnya.

Selain Maio Green Burger, beberapa menu seperti Crying Burger, Chicken Burger dan Hotdog Green juga bisa anda pilih sebagai menu makan siang atau pengganjal lapar. Untuk anda yang menyukai rasa pedas anda wajib mencoba Crying Burger. Rasa pedas yang dihasilkan bukanlah dari sous ataupun merica, tapi Dari daging yang sudah diolah dengan bumbu dan rawit segar. Sensasi menggigit dilidah saat menyantapnya membuat anda akan semakin lahap untuk memakannya.

“Untuk Crying Burger ini kita ada dua level, dan kita olah sendiri daging atau patty nya pake bumbu dan rawit. Jadi yang pedas itu patty kalau yang lain biasanya dari sous atau merica di patty kita engga. Untuk menu ini juga banyak yang pesan, selain menu lainnya” ujar Rizki Yanuar, pemilik Maio Green Burger lainnya.

Kedai yang sudah berdiri selama 4 tahun ini memang berawal dari 3 orang sahabat yang ingin membuka usaha bersama yakni Andi Asmawi, Rizki Yanuar dan Taufik Hidayat. Bukan hanya sekedar usaha kuliner, namun mereka ingin memperkenalakan kuliner baru dengan cita rasa nusantara.

“Alasan kita kenapa burger dibalut dengan daun pisang serta daun pandan sebagai pewarnanya selain memengaruhi rasa dan tekstur, kita juga ingin menonjolkan cirikhas dari makanan sunda yang bisanya di bungkus dari daun pisang. Aroma pembakaran dari daun pisangkan khas juga, seperti pepesan nah kita ingin memperkenalkan burger yang nusantara,” kata Andi.

Kedai yang buka mulai pukul 10.00 hingga 09.00 malam ini selain ramai pengunjung pada hari biasa dan weekend, menerima pesan antar dan pesanan dalam jumlah besar. Salah satu pengunjung yang sering mampir ke kedai ini adalah Eri Teguh, dalam sebulan 4 kali Ia bisa mengajak keluarga dan teman-temannya untuk berkumpul dan menikmati Maio GreenBurger.

“Seminggu sekali bisa ke sini sama istri, anak, temen. Dan kebanyakan menu yang paling kami (-dan istri) suka Crying Burger, tapi kalau anak biasanya hotdog, maio green burger, atau kentang goreng. Yang khas dan saya suka itu mayonais di sini rasanya lebih enak dan berbeda dari kebanyakan burger lain. Rasanya pun enak dan tidak bikin enek di mulut, ” pungkas Eri. (*/SIO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.