97 Persen Tamu Hotel Mencuri Barang-barang Hotel

0
1325
Peralatan hotel kerap dicuri tamu hotel

ITALIA, test.test.bisniswisata.co.id: Saat menginap di hotel, biasanya di dalam kamar tersedia pelbagai perlengkapan yang bisa digunakan secara gratis. Sayangnya perlengkapan itu, sering dibawa tamu padahal itu bukan barang souvenir gratis.

Perlengkapan hotel itu, ada di kamar mandi. Seperti, sabun, sampo, handbody, sisir rambut, odol, sikat, dan pernik lainnya kadang dibawa pulang dan dianggap sebagai kenang-kenangan menginap di sebuah hotel. Barang tersebut akan bertambah nilainya ketika tempat penginapan itu dinilai tidak biasa.

Hanya saja, menurut jajak pendapat yang dilakukan Conde Nast Traveler ternyata anda tidak sendirian. Sebanyak 97 persen tamu hotel membawa barang-barang perlengkapan yang disediakan di kamar untuk oleh-oleh di rumah.

Ternyata, selain barang-barang kecil yang dibawa, ada beberapa barang lain yang sering jadi korban tangan tamu. Beberapa barang itu, malah bisa dikatakan tidak gratis karena harganya yang tidak dapat dikatakan murah.

Salah satu barang yang sering dibawa tamu hotel seperti jubah mandi. Apalagi jika jubah mandi itu memang memiliki kualitas baik dan berasal dari hotel yang mahal, sering kali tamu tanpa segan membawa untuk digunakan kembali di rumah masing-masing.

“Saya mencuri handuk Hongdae dari kamar saya di Grand Hotel San Marino. Italy. Aku bersumpah itu untuk tujuan baik sebagai wadah botol wine Sammarinesedi bagasi saya,” ujar salah satu responden yang dikutip dari CN Traveler, Selasa (3/5).

Di samping jubah mandi dan handuk yang bertuliskan nama hotel, benda lain yang sering diambil adalah buku. Buku-buku ini sering dipajang untuk menjadi alternatif hiburan tamu ketika bersantai di loby hotel.

Barang-barang kecil lain yang sering dibawa pulang oleh tamu seperti shower caps, pulpen, kartu pos, notes logo hotel, tatakan gelas terbuat dari kertas dengan logo hotel. “Note hotel, seperti saya akan menggunakan itu, pasti, tapi ini juga untuk sebagai bukti dari tempat-tempat yang sudah saya datangi,” ujar responden yang lain. (*/EN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.