9 Negara Berbiaya Termahal Dibebankan Wisatawan Udara

0
936

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Salah satu perbedaan yang paling konsisten antara negara-negara di seluruh dunia adalah perbedaan dalam biaya dan pajak yang dibayarkan oleh wisatawan udara pada saat kedatangan atau keberangkatan. Setiap negara memiliki seperangkat peraturan yang berbeda dan peraturan yang berkaitan dengan angkutan udara, yang menciptakan lanskap besar biaya untuk pelancong tergantung pada asal dan tujuan.

Banyak orang memesan tiket penerbangan dan bertanya-tanya apa semua pajak dan biaya tambahan benar-benar sudah tercantum dalam daftar harga di website pemesanan tiket. Ternyata tidak, terkadang pajak dan retribusi yang tercantum di harga awal pada situs pemesanan akan ditambahkan setelah kita datang ke bandara.

Dilansir dari escapehere.com, berikut 9 negara yang secara konsisten menetapkan biaya mahal yang harus dibayar pelancong untuk perjalanan menggunakan pesawat.


9. Meksiko

Banyak pantai, resor, candi dan reruntuhan di Meksiko menjadikannya sebuah tujuan wisata yang sangat populer tidak hanya untuk Amerika Utara, tapi wisatawan dari seluruh dunia. Bandara tersibuk di Mexico City, Cancun, Guadalajara, Monterrey dan Tijuana melayani jutaan pengunjung setiap tahunnya. Semua pelancong diwajibkan membayar pajak pada saat kedatangan. Semua warga negara non-Meksiko harus membayar biaya US$25 kecuali mereka yang memiliki status penduduk tetap, atau hanya pada penerbangan lanjutan.

8. Kosta Rika

Sama seperti Meksiko, Kosta Rika adalah negara lain yang terkenal karena pantai dan resort yang indah. Ibu kota, San Jose, adalah rumah bagi bandara tersibuk kedua di Amerika Tengah, Bandar Udara Internasional Juan Santamaria, yang melayani hampir 4 juta penumpang per tahun. Meskipun Kosta Rika memiliki sejumlah tujuan yang besar, negara ini bukan merupakan salah satu yang paling banyak dikunjungi di Amerika. Ber wisatawan ke Kosta Rika disambut dengan biaya US$28 pada saat kedatangan mereka ke negara tersebut.

7. Samoa

Pulau kecil Samoa adalah negara yang lebih bergantung pada pertanian daripada yang dilakukannya pada pariwisata sebagai sumber pendapatan bagi perekonomian. Namun, hal itu tidak menghentikan negara dari pengadaan biaya US$30 pada semua wisatawan yang berangkat dari ibu kota, Apia. Apia tentu saja, adalah rumah dari Bandara Internasional Faleolo, satu-satunya bandara internasional di negara itu.

6. Honduras
Tidak seperti sejumlah negara lain di Amerika Tengah dan Selatan, Honduras lebih dikenal dengan ekspor kopi dan pisang, bukannya pariwisata seperti Meksiko dan Kosta Rika. Hal itu bukan berarti tidak ada tempat yang menarik bagi wisatawan. Honduras adalah rumah bagi reruntuhan bangunan dari peradaban suku Maya kuno dan terumbu karang di dekat Pulau Bay. Mereka yang memilih untuk mengunjungi Honduras diminta untuk membayar biaya US$37,50 untuk perjalanan udara.

5. Austria
Sejumlah negara Eropa telah mulai memperkenalkan pajak pada perjalanan udara, dan pada tahun 2010 Austria mulai menerapkannya. Untuk wisatawan yang hanya bergerak di Eropa, pemerintah lokal masih mengenakan pajak yang rendah. Sedangkan di sisi lain untuk orang-orang yang perlu untuk terbang ke luar Eropa harus membayar hampir US$45 untuk pajak keberangkatan.

4. Jerman
Dibanding Austria, Jerman lebih dulu menerapkan pengaturan pajak keberangkatan yang dimulai pada bulan Januari 2011. Sama seperti model ditampilkan di Austria, pengaturan pajak keberangkatan Jerman untuk wisatawan menuju antara negara-negara Eropa masih rendah, sedikit lebih tinggi untuk Afrika dan Timur Tengah, di luar kawasan itu wisatawan akan diwajibkan membayar hampir US$53.

3. Australia

Tidak seperti sejumlah negara lain di daftar ini, Australia sudah memasukkan pajak dalam harga traveler tiket. Hal ini tentu menjadi positif bagi calon penumpang agar tidak terkejut melihat tambahan biaya pajak dan retribusi. Pariwisata adalah bisnis yang relatif penting dalam perekonomian Australia. Sydney dan Melbourne adalah tujuan populer, serta Queensland, Gold Coast dan tentu saja, karang terbesar di dunia, Great Barrier Reef. Karena tempat-tempat unik yang menarik untuk dikunjungi, US$55 tak menghalangi calon wisatawan untuk berkunjung.

2. Fiji
Fiji adalah satu-satunya negara dengan biaya penerbangan langsung lebih tinggi dari Australia. Fiji menerapkan 33% pajak keberangkatan tahun 2013, dan mengalami kenaikan menjadi US$100 pada 2014. Seperti banyak negara lain dengan pajak keberangkatan, pemerintah Fiji mengutip kewajiban untuk kebersihan lingkungan alam sebagai alasan untuk peningkatan biaya untuk wisatawan.

1. Amerika Serikat dan Inggris
Sementara pajak keberangkatan di Amerika Serikat dan Inggris tidak setinggi seluruh negara dalam daftar ini, pelancong di kedua negara ini membayar sejumlah pajak sesuai aspek penerbangan. Di Amerika Serikat pada sebuah maskapai penerbangan murah penumpang harus membayar US$100 untuk bagasi. Sementara di Inggris, Penumpang wajib membayar biaya terbang di luar Eropa lebih dari $200.

Kedua negara ini masuk peringkat dalam top 10 yang paling banyak dikunjungi di dunia (Amerika Serikat, 1, Inggris, 8). Hal ini tidak mungkin untuk melihat perubahan pada biaya pajak dan retribusi sebagai acuan, sebab dua negara ini merupakan tujuan global yang selalu akan tetap stabil, terlepas dari mengenakan biaya tinggi untuk wisatawan, karena lebih dari 90 juta orang mengunjungi kedua negara itu pada tahun 2013. ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.