8 Alasan Orang Malas Nikmati Liburan

0
528
Backpacker

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Liburan merupakan aktifitas yang menyenangkan, membahagiakan, menghilangkan kepenatan akibat rutinitas kesibukan. Liburan kini sudah menjadi tren di tengah masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di perkotaan. Pasalnya, ada banyak manfaat yang bisa didapat dari berlibur. Sebaliknya tak sedikit pula yang melewatkan liburan dengan berbagai macam alalsn.

Hasil survei yang dilakukan ZEN Rooms, jaringan hotel dengan perkembangan pesat di Asia ternyata ada beberapa alasan yang membuat seseorang tidak melakukan liburan, baik seseorang diri, bersama keluarga, sahabat maupun orang terdekat.

Zen Rooms memberikan keterangan tertulis yang diterima Redaksi Bisniswisata.co.id, Rabu (05/04/2017) tentang beberapa alasan enggan memanfaatkan waktu liburan, antara lain”

01. Tak punya dana

84% responden mengaku bahwa tidak adanya dana sebagai penyebab utama tidak melakukan liburan. Alasan ini terdengar terlalu klise, apalagi jika Anda tahu jika perencanaan jauh-jauh hari selalu bisa dilakukan. Plus saat ini juga banyak penawaran menarik yang ditawarkan oleh maskapai serta hotel di lokasi yang ingin dituju.

02. Terlalu banyak pekerjaan, susah dapat cuti

72% responden mengaku pekerjaan menjadi kendala untuk berlibur. Terlebih mereka sulit untuk mendapatkan cuti. Padahal, cuti merupakan hak setiap karyawan. Anda pun bisa menyelesaikan pekerjaan sebelum liburan atau menyelesaikan pekerjaan di sela liburan.

03. Tak ada teman, pasangan bisa diajak

Berlibur membuka lebar-lebar kemungkinan Anda untuk bertemu orang baru, orang-orang lokal dan sesama traveler yang mungkin bisa diajak untuk berlibur berikutnya. Anda juga bisa menggunakan aplikasi traveling seperti Couchsurfing atau ikut komunitas untuk menemukan teman berlibur. Bahkan tak sedikit orang yang bertemu jodoh dari traveling. Sayangnya 67% memilih alasan ini untuk tidak liburan.

04. Kendala bahasa

48% responden menjadikan kendala bahasa untuk tidak menunda liburan. Padahal, Anda bisa menggunakan aplikasi Google Translate atau Duolinggo untuk mempelajari bahasa baru. Dengan liburan, Anda pun bisa mempelajari bahasa baru.

05. Wisata diangap tak penting

Tanpa disadari, Anda sudah berusia 80 tahun dan tidak bisa menikmati perjalanan karena fisik yang tak lagi mendukung. Nikmati hidup Anda saat ini dan jelajahi seluruh dunka selagi mampu. 46% responden pun dinilai liburan merupakan hal yang tidak penting.

06. Kesulitan atau bingung merencanakan liburan

41% responden mengaku kesulitan merencanakan liburan. Jika Anda kesulitan, mulai satu per satu, dari menentukan tujuan, mencari promo tiket pesawat dan penginapan, hingga membuat itinerary. Bahkan, beberapa aplikasi bisa Anda gunakan untuk membantu merencanakan liburan impian, seperti Roadtrippers, Plnnr, dan Tripit.

07. Faktor keamanan

23% respon takut akan terjadinya kriminalitas di tempat yang akan dikunjungi. Pada dasarnya, kriminalitas bisa terjadi di mana saja, bahkan di rumah sekalipun yang dinilai sebagai tempat paling aman. Namun yang terpenting adalah Anda tetap harus waspada.

08. Malas atau tidak punya motivasi untuk berwisata

Untuk memotivasi diri, Anda bisa mulai dengan follow beberapa akun Instagram inspiratif yang menampilkan gambar-gambar destinasi wisata menarik, kebudayaan, kegiatan seru para traveler, hingga makanan di suatu tempat yang menggugah selera. Sayangnya, 35% responden mengaku malas untuk liburan. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here