8 – 10 April 2016, Geobike Caldera Toba 2016

0
769
Geobike-Caldera-Toba

DANAU TOBA, test.test.bisniswisata.co.id: Mengulang suksesnya tahun 2015, Jendela Toba dan Rumah Karya Indonesia (RKI) kembali menggelar Geobike Caldera Toba di kawasan Danau Toba, pada 8-10 April 2016. Tujuh kabupaten di sekitar Danau Toba akan dilintasi sekaligus, yaitu Samosir, Toba Samosir (Tobasa), Humbang Hasundutan (Humbahas), Tapanuli Utara (Taput), Simalungun, Dairi dan Karo.

Geobike Caldera Toba 2016 akan mengajak peserta mengelilingi kawasan Danau Toba sekaligus memperkenalkan geoarea dan geosite yang meliputi geodiversity, biodiversity dan culturediversity Geopark Nasional Kaldera Toba.

Kompetisi ini terdiri dari dua etape. Etape pertama start di Tao Silalahi-Paropo (Kabupaten Dairi)-Tongging (Kabupaten Karo)-Rumah Bolon-Simanjarunjung-Parapat (Kabupaten Simalungun). Etape kedua dimulai dari Balige (Kabupaten Toba Samosir)-Silangit-Muara (Kabupaten Tapanuli Utara)-Bakkara (Kabupaten Humbang Hasudutan)-Nainggolan, dan finish di Pangururan (Kabupaten Samosir).

Acara yang didukung oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Utara ini bertujuan memperkenalkan kawasan Danau Toba sebagai daerah pariwisata yang dapat diunggulkan di ranah internasional. Dilihat dari Geobike Caldera Toba tahun lalu, terlihat minat peserta yang sangat tinggi untuk berpetualang di situs sejarah dunia sekaligus salah satu keajaiban dunia ini.

Geobike Caldera Toba yang akan melibatkan ratusan pesepeda ini diharapkan menjadi kampanye dan edukasi mengajak masyarakat melestarikan Danau Toba. Acara tahun lalu terbukti telah memberikan pengaruh dan persepsi yang positif pada peserta serta masyarakat mengenai seni budaya.

Selain itu, Geobike Caldera Toba merupakan wadah silaturahmi antara kabupaten-kabupaten di sekitar Danau Toba, sekaligus fasilitas bagi komunitas seni untuk terus berkarya.

Selama ini obyek wisata yang dikenal di kawasan Danau Toba hanya terdapat di sekitar Prapat, Tuktuk dan Tomok. Padahal kawasan Danau Toba sangat luas meliputi Samosir, Toba Samosir, Muara, Bakkara, Tipang, Tigaras, Haranggaol, Tongging, Paropo dan Silalahi.

Komunitas-komunitas seni yang berada di sekitar Danau Toba begitu semangat mendukung kegiatan yang dapat memperkenalkan Danau Toba secara keseluruhan. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here