7 Wisatawan Pendaki Gunung Lawu Tewas Terbakar

0
1206
Hutan Gunung Lawu terbakar

MAGETAN, test.test.bisniswisata.co.id: HUTAN Lereng Gunung Lawu, kawasan Cemoro Sewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terbakar. Kebakaran ini mengakibatkan 7 wisatawan pendaki tewas mengenaskan. Para korban yang tewas karena luka bakar dan menghirup asap api yang menebal di lereng gunung Lawu.

Empat dari tujuh korban tewas telah diketahui identitasnya. Mereka: Rita Septi Hurika (21) asal Ngawi, Joko Prayitno (31) warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Nanang Setia Utama (16) dari Ngawi dan Marwan asal Ngawi, Jawa Timur. JUga Agus P (tidak ada identitas alamatnya) sedangkan dua korban lainnya belum diketahui identitasnya karena saat mendaki mereka tak membawa KTP.

“Untuk sementara, ada tujuh orang yang meninggal dunia, tiga diantaranya belum ditetahui identitasnya. Apakah masih ada korban lainnya, kami masih mencari informasi,” papar Kepala Kepolisian Resor Magetan Ajun Komisaris Besar Johanson Ronald Simamora saat dihubungi dari Jakarta, Senin (19/10/2015).

Si Jago Merah mulai merebak di petak 73 KPH Lawu dan sekitar kawasan Gunung Lawu, juga mengakibatkan dua pendaki mengalami luka bakar serius. Dua korban adalah Eko Nurhadi (35), dan Novi Dwi Isti Wanti (15). Keduanya dari Ngawi. “Eko dirujuk ke RSUD dr Soedono, Madiun, dan Novi dibawa ke RSUD dr Moewardi, Solo,” ujar Johanson.

Menurut Johanson, potensi bertambahnya korban tetap ada lantaran evakuasi terpaksa dihentikan Ahad tengah malam karena kondisi gelap yang mengakibatkan pendeknya jarak pandang.

Selain itu, tim pencari dari kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Basarnas Pos Trenggalek, Palang Merah Indonesia, TNI Angkatan Darat, Perhutani, dan Anak Gunung Lawu butuh istirahat karena kelelahan. “Senin, 19 Oktober 2015) penyisiran akan kembali dilakukan. Tim dari Perhutani fokus memadamkan api, dan yang lain mengevakuasi korban bila memang nanti ditemukan,” tuturnya.

Kepala Basarnas Pos Trenggalek Supriono menjelaskan, pencarian korban kebakaran hutan melibatkan sekitar seratus personel. Mereka ditempatkan di sejumlah titik, seperti Pos Cemoro Sewu, Pos II, Pos III, dan Pos IV jalur pendakian gunung. “Kemungkinan masih ada kobaran api,” kata Supriono.

Para pendaki Gunung Lawu asal Ngawi, ditemukan tewas terbakar di lereng Gunung Lawu antara pos 3 dan 4. Mereka diduga terjebak kebakaran hutan di gunung Lawu

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan Agung Lewis mengatakan, sebenarnya petugas sudah melarang pendaki masuk ke Gunung Lawu. Ternyata masih ada yang tetap mendaki. “Petugas sudah menutup jalur pendakian. Mungkin mereka ini melanggar larangan dan tetap mendaki,” ujarnya.

Ada kemungkinan para pendaki itu memaksa masuk ke Gunung Lawu lewat jalur tak resmi. Seperti dari jalur Candi Cetho dan sejumlah jalur tak resmi lainnya di wilayah Karanganyar. “Petugas tidak memantau pendaki yang melanggar aturan. Kalau jalur pendakian sudah ditutup, petugas kan jadi berasumsi tak ada pendaki yang naik. Itu makanya petugas tak bisa mengawasi pendaki yang melanggar larangan,” ucapnya. (*/ndy)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.