7-9 September 2017, Solo Internasional Performing Arts

0
530
Solo Internasional Performing Arts

SOLO, Bisniswisata.co.id: Solo Internasional Performing Arts (SIPA), bakal digelar 7-9 September 2017 di Benteng Vastenburg, Kedunglumbu, Pasar Kliwon, Solo. Tahun ini, panitia mengangkat tema Bahari Kencana Maestro Karya serta menunjuk Eko Supriyanto atau Eko Pece sebagai maskot SIPA 2017.

Tampilan festival seni pertunjukan dunia yang digagas Presiden Joko Widodo itu dijamin bakal terlihat wow. Yang pertama, ada set KRI Dewa Ruci. Kapal Layar yang punya tiga tiang tinggi disesuaikan dengan tokoh pewayangan seperti Yudhistira, Arjuna dan Bima. Dan dipastikan, KRI Dewa Ruci akan mendominasi desain panggung gelaran even ini.

KRI Dewa Ruci memang dijadikan tema panggung even SIPA 2017 karena ingin mengusung semangat Indonesia sebagai Negeri Bahari. Misi yang dibawa adalah mempromosikan wisata bahari Indonesia lewat SIPA 2017.

Berlokasi di Benteng Vastenburg. Ini merupakan benteng peninggalan Belanda yang terletak di kawasan Gladak, Surakarta yang memiliki nilai heritage yang tinggi seiring dengan sejarah perkembangan Kota Solo. Letaknya juga strategis karena berada di tengah kota. Bangunannya berdiri megah di atas lahan seluas 31.553 meter.

Ditargetkan 10 ribu pengunjung tentu masuk akal karena Festival seni pertunjukan dunia yang digagas Presiden Jokowi saat masih menjabat sebagai Walikota Solo ini akan menampilkan beragam seni pertunjukan dari berbagai belahan dunia.

Pertunjukan yang digelar di panggung SIPA memang selalu istimewa. Apalagi melibatkan seniman lintas benua Asia, Australia, Eropa, Afrika, dan Amerika. Setiap sajian selalu kolosal, dengan panggung spektakuler berukuran 20×16 meter, pasti menjadi daya magnet luar biasa bagi wisatawan.

Upacara pembukaan dan upacara penutupan yang juga dikemas dengan megah dan mewah. Diwarnai dengan koreografi yang indah, kembang api penuh warna, dan melibatkan ribuan penonton.

Sepuluh peserta berpartipasi dalam event budaya SIPA 2017. Tahun ini, menampilkan seniman multitalenta, Eko Supriyanto sebagai maskot SIPA. Eko Supriyanto alias Eko Pece dipilih, karena dinilai sebagai seniman tari dan koreografi muda yang aktif berkarya. Latar pengalaman Eko Pece sebagai penari latar Madonna, kerap sukses menampilkan karakter tari Jawa yang gemulai menjadi dinamis, keluar dari beat tradisionalnya.

Dan tak hanya Eko Pece yang bisa dilihat di SIPA 2017. Empat penari asal Jerman, Malaysia, Chile, dan Australia, juga dipastikan bakal unjuk kebolehan. Peserta dari luar negeri tersebut bahkan sudah mengonfirmasi akan datang ke Solo untuk tampil dalam SIPA.

Berbeda dengan tahun lalu yang lebih mengedepankan seni tari, tahun ini kita memiliki cabang seni lebih beragam, mulai dari musik, tari hingga pertunjukan teater.

Selain panggung utama, SIPA 2017 juga menghadirkan Bazaar yang buka mulai sore sampai malam hari selama tanggal 7-9 September 2017 di sebelah depan pangggung atau di sebelah barat Jalan Kapt. Mulyadi. Terdapat 30 stand yang ikut berpartisipasi, mulai dari bazaar non kuliner mulai dari pameran produk, distro batik, handcraft hingga stand khusus kuliner yang akan menjual makanan-makanan dan minuman khas dari Solo ataupun di luar Solo. ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.