6 – 7 Agustus 2016, Rare Bali Festival

0
978
Rare Bali festival (foto: www.kabarnusa.com)

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: Ribuan anak dari TK, SD, hingga SMP di Kota Denpasar ikut memeriahkan kegiatan bertajuk Rare Bali Festival (RBF) di Taman Kota Lumintang, Denpasar mulai 6 hingga 7 Agustus 2016. Festival tersebut digelar sebagai salah satu upaya menunjang Ibu Kota Provinsi Bali itu sebagai Kota Layak Anak.

Intinya lewat ajang ini ingin membangun karakter anak-anak Kota Denpasar yang ceria, jujur, disiplin, cerdas, memiliki budi pekerti luhur serta peka terhadap kebersihan lingkungan

Mereka di antaranya ikut menyajikan beragam kegiatan mulai parade seni budaya anak, lokakarya permainan anak-anak, lomba mesatua banyol (bercerita lucu) anak, lomba mewarnai anak, senam OK, seni sampah, kendang kolosal, ngobrol santai anak-anak bersama Walikota Denpasar, dan sajian pentas seni anak-anak.

RBF yang digelar untuk kedua kalinya itu mengusung tema “Taman” yang dimaksudkan secara khusus merujuk pada tempat yang hijau yang dihiasi dengan berbagai tanaman sehingga membuat orang makin senang melihatnya.

Taman berkaitan tempat untuk melakukan berbagai kegiatan sehingga membuat orang menjadi belajar, senang, terhibur, dan bahagia. Rare Bali Festival ini penting dilaksanakan untuk menjadi salah satu ruang alternatif bagi anak-anak bermain dan belajar bergaul sehingga karakter anak-anak itu bisa dibentuk sejak dini.

Apalagi, fakta telah menyatakan bahwa bangsa ini sedang dihadapi berbagai kasus anak-anak. Mulai kasus anak yang kehilangan ruang bermainnya hingga kasus teraniayanya anak-anak oleh orang tuanya, serta terjadinya kekerasan seksual pada anak.

Mewujudkan upaya melawan dan menekan kekerasan pada anak-anak, kesempatan RBF tahun ini juga akan diisi agenda menyuarakan antikekerasan lewat “Pendeklarasian Tunas Muda Denpasar Antikekerasan” yang dijadwalkan dihadiri langsung oleh Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang sekaligus membuka secara resmi RBF II pada hari Sabtu (6/8).

Pada tahun ini, RBF dimotori oleh Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP) Kota Denpasar dan sebagai pelaksana kegiatan oleh Yayasan Penggak Men Mersi. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.