Kemenpar Gelar “Side Event” Karnaval Asia Afrika

0
1750

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Menandai momentum bersejarah Kementerian Pariwisata RI menggelar sejumlah side event, yakni berisi promosi pariwisata, keunikan budaya, dan beragam kegiatan ekonomi kreatif, seperti Karnaval Asia Afrika, Forum Diskusi Parliamentary, pameran dan workshop Kerjasama Selatan-Selatan Triangular, Indonesia Heritage Exhibition, Pameran Koleksi Dokumentasi KAA, New Asia Youth Conference 2015, Asia Africa Business Summit, Working Lunch SIDS, serta pagelaran musik Grup Slank.

Karnaval sepanjang jalan Asia Afrika pada Sabtu (25/4/15) menjadi rangkaian peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika.

Acara ini diikuti sejumlah elemen masyarakat mulai dari anak-anak sekolah, pemerintahan, hingga perusahaan swasta.

Masyarakat terlihat begitu antusias melihat karnaval yang digelar dengan melintasi Jalan Asia Afrika mulai dari Simpang Lima dan berakhir di Jalan Cikapundung Timur.

Di sepanjang jalan ini masyarakat dan wisatawan menyaksikan kemeriahan dan kegembiraan karnaval yang diwarnai dengan musik tetabuhan dan kostum spektakuler dari berbagai negara.

Tak hanya masyarakat, para duta besar dan para undangan dari negara sahabat pun hadir menyaksikan karnaval tersebut.

“Karnaval Asia Afrika yang diikuti 70 negara dan 1.000-an peserta ini mempertontonkan eratnya persatuan dan solidaritas negara-negara Asia Afrika yang tersirat dalam keberagaman seni dan budaya masing-masing negara,” ujar Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

Menpar yang juga menjadi Kepala Bidang Side Event Peringatan KAA 2015 mengatakan, “Pada side event perayaan 60 tahum KAA ini lebih menghibur, lebih berkesan, dan lebih banyak bersentuhan dengan publik agar peringatan KAA ini semakin membumi”.

“Dari berbagai side event itu, kami insert-kan sejarah KAA, lahirnya Dasasila Bandung yang memasukkan prinsip-prinsip Piagam PBB dan prinsip Nehru sehingga ke depan publik kita bisa menyambut peringatan KAA dengam optimisme,” ungkap Arief.

Selama berlangsungnya KAA Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 2.500 orang dan 100.000 perjalanan. (evi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here