4 September 2016, Bromo Marathon 2016

0
1026
Bromo Marathon (Foto: maieventhub.com)

PROBOLINGGO, test.test.bisniswisata.co.id: Bagi pecinta lari sekaligus penikmat keindahan alam Indonesia? Bromo Marathon 2016 adalah jawaban yang tepat untuk diikuti. Ratusan pelari dari berbagai negara akan menjajal Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang kecantikannya tak diragukan lagi, sekaligus menyimpan budaya yang khas warga lokal di sana. Bromo Marathon digelar pada 4 September 2016.

Ada tiga kategori lari yang dipertandingkan, yaitu: 10 K, full marathon dan half marathon. Pada full marathon, peserta akan memulai di ketinggian 1758 m dpl hingga 2469 m dpl. Rutenya dimulai dari Desa Tosari Tegger, kemudian memutar mengelilingi beberada desa di sekitar Gunung Bromo.

Peserta akan menjumpai keheningan dan kesakralan desa lewat rumah-rumah ibadah yang terdapat di sini, sekaligus ditantang dengan trail yang cukup sulit ketika sampai di Desa Banyumenang. Petualangan itu tetap berlanjut melewati hutan di Desa Ngadiwono untuk menuju Desa Mororejo Ngawu, kemudian berakhir di Desa Tosari.

Pada kategori half marathon, garis start dan finish berada di Desa Tosari. Rute mengkombinasikan berbagai keadaan jalan dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, berikut beberapa lembah dengan ketinggian 1900-2400 m dpl.

Sementara itu, untuk 10 K, titik start berada di Desa Tosari Tengger dan kembali finish di tempat yang sama, hanya saja ketinggiannya hanya sekira 1700-1975 m dpl. Pada nomor ini, pelari akan melewati trek menanjak untuk memasuki desa kecil di Podokoyo, juga pasar tradisional Tengger.

Bromo Marathon tidak hanya sekadar kompetisi tapi juga semangat dari komunitas untuk visi dan misi yang luar biasa. Bromo Marathon bisa terselenggara berkat keterlibatan anggota-anggota komunitas lari yang ingin mengadakan event untuk mengembangkan edukasi, kesehatan dan perekonomian penduduk setempat.

Sejauh ini, Bromo Marathon tidak hanya menyuguhkan lansekap yang menarik dan medan yang menantang tapi juga membawa peserta untuk melihat langsung bagaimana kehidupan masyarakat Bromo sehari-sehari berikut budaya Tengger mereka yang unik.

Karena peserta akan berlari di alam terbuka, khususnya di lingkungan dan iklim gunung dimana terdapat banyak hewan dan serangga liar, maka mereka dihimbau untuk selalu waspada dengan hal tersebut sekaligus menjaga kondisi fisik sebaik mungkin. Jangan keluar dari trail, apalagi melakukan tindakan yang mengganggu lingkungan seperti memetik tanaman.

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sendiri merupakan salah satu dari 10 destinasi prioritas Kementerian Pariwisata, letaknya 50 km di timur Malang dan 100 km dari Surabaya. Cukup dingin suhu disini yaitu sekira 21 derajat celcius pada siang hari, dan bisa mencapai 5 derajat celcius saat dini hari.

Untuk mencapai ke pos penyelengaraan Bromo Marathon 2016, pihak penyelenggara Bromo Marathon menyediakan penjemputan dari desa-desa di sekitar Bromo seperti Wonokitri, Mororejo, Kalitejo, Ngadiwono dan Baledono pada. Cek jadwalnya di sini : https://bromomarathon.com/free-shuttle/

Untuk pendaftaran dan informasi selengkapnya mengenai Bromo Marathon, silahkan menghubungi pihak berikut.
Bromo Marathon, Tlp. 0857-8537-3837, Email: info@bromomarathon.com, Facebook: Bromo Marathon, Twitter: @BromoMarathon, Instagram: @BromoMarathon, www.bromomarathon.com. Berminat? (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.