31 Desember 2016, Pendakian Gunung Gede & Pangrango Ditutup

2
5252
Puncak Gunung Gede Paranggo (Foto: ottusadventure.weebly.com)

BOGOR, bisniswisata.co.id: Jalur pendakian Gunung Gede dan Gunung Pangrango, Jawa Barat, ditutup mulai 31 Desember 2016. Keputusan penutupan bagi wisatawan pendakian tertuang dalam surat edaran Balai Besar Taman Nasional Gede Pangrango bernomor SE.2253/BBTNGGP/kabidtek/TEK.P2/11/2016. Penutupan jalur pendakian Gunung Gede dan Pangrango berlaku untuk semua jalur pendakian.

“Jalur pendakian Gunung Gede dan Pangrango adalah Gunung Putri, Cibodas, dan Selabintana. Penutupan ini rutin setiap tahun. Ada bulan-bulan yang ditutup untuk memberi kesempatan kepada alam untuk recovery,” papar Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Suyatno Sukandar dalam keterangan tertulis, Ahad (04/12/2016).

Penutupan jalur pendakian Gunung Gede dan Pangrango berlaku hingga 31 Maret 2017. Penutupan pendakian tersebut diharapkan menjadi waktu pemulihan ekosistem flora dan fauna di area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Meski demikian, wisatawan masih bisa berkunjung ke obyek wisata Air Terjun Cibereum di Cibodas, Curug Cibereum di Selabintanga, dan Situ Gunung di Sukabumi. Wisatawan juga masih bisa merasakan suasana berkemah di Situ Gunung ataupun Bumi Perkemahan Mandalawangi.

Gunung Gede dan Pangrango terletak tak jauh dari Ibu Kota. Hal itu menjadikan kedua gunung ini sebagai tempat liburan, khususnya pendakian, bagi warga Jabodetabek.

Di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, wisatawan bisa mendaki serta berkemah di gunung. Adapun tempat berkemah saat mendaki di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango adalah Lembah Surya Kencana dan Lembah Mandalawangi.
([email protected])

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.