30 Tahun Mangkrak, Hotel di Korut bakal Dibuka

0
413
Ryugyong Hotel Korea Utara

PYONGYANG, Bisniswisata.co.id: Ryugyong Hotel, sebuah hotel di Korea Utara dikabarkan akan beroperasi setelah 30 tahun terlantar. Hotel ini tidak pernah membuka pintunya untuk tamu sejak pembangunan konstruksi pertamanya pada 1987. Sampai hari ini hotel tersebut masih kosong dan hanya menjulang tinggi tak berpenghuni.

Karena kondisinya tersebut, masyarakat menjuluki Ryugyong sebagai Hotel of Doom alias hotel mati. Hotel Ryugyong menjulang setinggi 330 meter dan tersusun atas 105 bentuk piramida. Hotel ini dianggap sebagai bangunan tertinggi di dunia tanpa penghuni.

Pembangunan Ryugong dimulai tatkala kakek Kim Jong Un yakni Kim Il Sung memimpin Korut. Dikutip dari laman Independent, rencananya hotel yang berlokasi di Pyongyang ini akan dibuka untuk umum pada 1989. Ryugyong digadang-gadang sebagai hotel terjangkung di dunia. Sejumlah fasilitas seperti kasino, klub malam, dan lounge bernuansa Jepang bisa dinikmati para tamu hotel.

Akan tetapi proyek ini terhenti akibat kejatuhan Uni Soviet dan konsekuensi dari krisis ekonomi Korut pada 1992. Oleh karena itu Ryugyong tak sekali pun pernah menerima tamu.

Dulu sempat beredar kabar Hotel Ryugyong akan dibuka pada 2012 dalam rangka memperingati 100 tahun Kim Il Sung. Namun rencana itu batal. Kini pengembang asal Mesir, Orascom, memberikan sinyal bahwa hotel itu akan siap menerima tamu dalam waktu dekat. Namun pihak Ryugyong masih menolak memberikan informasi kapan hotel yang menelan biaya pembangunan hingga 470 juta Poundsterling ini akan dibuka.

Pada Desember 2016 beberapa rumor menyebut Ryugyong akan segera ‘hidup’ sebagai hotel yang sesungguhnya. Ini didasarkan atas adanya saksi mata yang melihat nyala lampu dari dalam gedung untuk pertama kalinya setelah tiga dekade.

Saat ini rencana pengoperasian hotel Ryugyong sedang berjalan di tengah isu propaganda nuklir Korut. Sejumlah tentara terlihat bekerja di sekitar hotel untuk memasang spanduk propaganda. (*/NDIK)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.